Parenting, Family Traveling, Woman Story

Cemas Karena Si Kecil Terserang Diare? Begini Caraku Mengatasinya.

|

Atasi diare dengan tepat dan benar
www.damaraisyah.com

Orangtua manapun pasti merasa cemas saat si kecil terserang diare. Selain kondisi tubuhnya yang terlihat lemas, aktivitas anak berkurang, berat badan pun sering kali langsung turun akibat bolak-balik harus buang air besar.

Beberapa waktu yang lalu, anak laki-laki saya mengalami masalah serupa. Diare hingga 5 hari dengan intensitas BAB sampai 5 kali dalam sehari. Awalnya kondisi Najib masih baik-baik saja. Aktivitasnya masih oke, selera makan pun tak berkurang. Tapi setelah merasa capek karena harus bolak-balik  ke toilet. Najib mulai menolak diberi makan atau camilan. Alasannya karena takut eek terus kalau kebanyakan makan.

Saya pun mulai cemas. Biasanya, Najib memang rutin BAB setiap hari. Terkadang bahkan sampai 2 kali dalam sehari karena porsi makannya besar dan suka ngemil. Tapi saat frekuensi BAB-nya melebihi 3 kali dalam 2 hari berturut-turut, saya pun segera mengamati kondisi fesesnya yang ternyata mulai berubah.

Awalnya padat biasa, jumlahnya normal dengan warna dan bau khas BAB anak. Masuk hari kedua, feses anak mulai cair, sedangkan pada hari ketiga mulai ada sedikit lendir.

Sebenarnya, saat Najib mengeluhkan perutnya sakit, saya sudah curiga bahwa ini kondisi yang tida biasa. Alias ada masalah perut yang sedang menyerangnya. Penyebabnya pun saya duga karena makanan yang kurang higienis, karena sehari sebelumnya kami baru saja pergi ke salah satu tempat wisata outdoor dan makan di sana.


Gejala dan Penyebab Diare


Diare memang bisa menyerang siapa saja. Ditandai dengan perubahan bentuk feses yang menjadi cair, frekuensi BAB yang lebih sering, perut mulas dan kadang-kadang kembung.

Menurut ahli medis, penyebab diare secara umum karena infeksi usus. Hal ini bisa teradi akibat konsumsi makanan dan minuman yang kotor atau terkontaminasi bakteri, parasit atau virus. Penggunaan obat-obat tertentu, faktor psikologis, serta konsumsi kopi dan minuman beralkohol yang berlebihan juga dapat menyebabkan diare.


Kasus diare pada orang dewasa biasanya berlangsung selama 2 sampai 4 hari, sedangkan pada anak mencapai 5 hingga 7 hari. Untuk itu, perlu segera dilakukan pertolongan untuk atasi diare dengan tepat dan benar. Agar gangguan penceranaan ini tidak terjadi berlarut-larut dan menimbulkan efek yang lebih berat.


Atasi diare dengan tepat dan benar
www.damaraisyah.com


Pertolongan Diare Dimulai dari Rumah


Ketika gejala diare mulai terlihat pada anak, saya pun segera tanggap dengan memastikan kecukupan cairan tubuhnya. Mengecek suhu tubuh dan memantaunya dalam catatan kecil. Tapi, biasanya anak mulai  rewel saat perutnya terasa mulas dan bolak-balik ingin ke toilet. Tak jarang mereka pun menolak makanannya dengan alasan seperti yang saya sebutkan tadi. Saat  itulah saya segera membuat oralit untuk men-support cairan dalam tubuhnya, selain tetap memberikan air putih biasa.

Pemberian cairan dalam jumlah cukup sangat penting saat anak terserang diare. Karena pada beberapa kasus diare, dehidrasi ringan hingga berat tidak dapat dihindari. Ketika muncul tanda-tanda seperti di bawah ini, maka orangtua perlu waspada dengan kecukupan cairan pada tubuh anak.

Tanda-tanda  Dehidrasi pada Anak

  •  Rewel saat kondisinya memasuki dehidrasi ringan.
  • Malas, lemas, mengantuk saat kondisinya memasuki dehidrasi berat.
  • Ubun-ubun dan mata cekung
  • Bibir dan mulut kering
  • Air mata tidak keluar
  • Suhu tubuh semakin tinggi
  •  Kulit perut berkerut saat dicubit
  • Kencing berkurang

Selain memenuhi kebutuhan cairannya. Asupan utama  berupa makanan juga tidak boleh diabaikan. Meskipun si kecil menolak orangtua tak perlu terpaku dengan nasi, sayur dan lauk pauknya. Sebagai gantinya, kita bisa memberikan biskuit, roti, buah atau bubur tepung sebagai pengganti makanan berat.

Saya sendiri lebih sering menawarkan makanan ringan seperti biskuit atau roti saat anak-anak diare. Selain itu, telur rebus merupakan pilihan protein yang sangat membantu menunjang energinya. Saya bersyukur anak-anak tidak menolaknya, karena sebutir telur setiap jam makan besar membantu mereka tidak sampai lemas.

Selama diare, saya cenderung mengurangi konsumsi susu pada anak-anak. Jika biasanya mereka minum 3 kali dengan takaran 150 ml persaji. Saya pun menguranginya menjadi 1 kali saja dengan jumlah takaran yang sama. 

Di samping itu, pisang adalah buah yang kami pilih untuk dikonsumsi selama diare. Pisang yang tinggi pektin dipercaya mampu membuat "kotoran" menjadi keras. Sehingga sangat membantu saat kondisi feses anak mulai didominasi cairan.

 

Pemberian Obat Diare 


Beberapa kali menangani gangguan diare pada anak, saya memang tidak langsung memberinya obat atau melakukan pemeriksaan pada dokter. Selama kondisi anak masih sadar, cairan tubuh cukup yang ditandai dengan tidak adanya tanda-tanda dehidrasi. Saya pun terus melakukan perawatan dari rumah.

Tapi, pernah juga kami memberikan obat saat anak-anak terserang diare. Pengalaman itu pernah kami lakukan pada anak pertama, yang terserang diare saat kami sedang dalam perjalanan. Tentu saja sangat mengganggu jika tidak diberikan penanganan yang lebih cepat. Oleh sebab itu kami memberikan obat diare dengan dosis anak.

Saya sengaja tidak langsung memberikan obat pada saat anak atau anggota keluarga lain terserang diare. Tujuannya agar kotoran dalam perut bisa keluar dengan sempurna sehingga tidak tersisa. Mengapa itu saya lakukan? Karena pada dasarnya diare adalah peringatan bagi tubuh untuk mengeluarkan hal yang tidak semestinya.

Selain itu, perlu diperhatikan pemilihan obat diare yang tepat. Yang cara kerjanya secara bertahap, mulai dari menyerap racun, bakteri atau virus, kemudian mengeluarkannya dari dalam tubuh. Bukan yang secara langsung membuat "mampet" sehingga membuat organ kaget. Obat yang seperti ini juga justru membuat racun tidak bisa keluar dan tertinggal di perut.


Pada beberapa kasus diare pada anak, saat kondisi pasien tidak mengalami kemajuan dari hari ke hari. Atau tubuh terlihat lemah dengan beberapa tanda dehidrasi ringan. Sebaiknya, tak perlu menunda untuk melakukan pemeriksaan ke dokter atau ahli medis terdekat. Penanganan medis perlu dilakukan agar diare dapat segera diatasi dengan tepat dan benar

Secara singkat, berikut cara saya mengatasi diare pada anak.


Atasi diare dengan tepat dan benar
www.damaraisyah.com

Selain penanganan yang benar dan tepat. Penting sekali untuk melakukan pencegahan terhadap diare. Karena selain berpotensi menyerang diri sendiri dan keluarga, diare sangat mungkin menyebar dan menjadi wabah. 

Beberapa hal berikut dapat dilakukan untuk mencegah diare dan penyebarannya di lingkungan


Atasi diare dengan tepat dan benar
www.damaraisyah.com

Kadang kita menganggap diare sebagai penyakit biasa saja. Ah, paling juga nanti sembuh sendiri. Tapi sebenarnya diare berpotensi lebih berbahaya jika penanganannya telat. Terlebih jika sudah terjadi dehidrasi bagi penderitanya. Jadi jangan sekali-kali menyepelekan diare, ya. Lakukan pencegahan,  dan yang lebih penting lagi jika sudah terlanjur terserang, segera  atasi dengan tepat dan benar.










20 comments on "Cemas Karena Si Kecil Terserang Diare? Begini Caraku Mengatasinya."
  1. lagi kecil aku sering kena diare mungkin karena emang dulu suka jajan sembarangan mba uda gede gini alhamdulilah milah milih makanan dan ga pernah diare lagi *jangan sampe hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku dulu juga. Habis suka sembarangan makan hehehe

      Delete
  2. Diare kalau dibiarkan bisa berbahaya.. saya pernah sampai dehidrasi dan lemes, ga bisa ngapa-ngapain lagi :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh,pasti nggak enak banget. kayaknya cuma diare ya, tapi akibatnya bisa fatal juga

      Delete
  3. Kalau anak anak yang terserang diare, saya suka was was mbak. Pasalnya dua dari tiga anakku susah banget minum obat. Alhamdulillah keduanya punya daya tahan tubuh kuat. Emaknya malah yang sering kena diare. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah ini, ibunya kudu lebih hati-hati dan cari tahu penyebab diarenya apa.

      Delete
  4. Jadi inget waktu anakku umur setahun, sampe dirawat karena diare. Kasihan lemes banget. Mama Najbkeren keren memang bagus roti (tanpa isinya), apel, dan pisang buat penderita diare. Semoga sehat selalu untuk kita semua.

    ReplyDelete
  5. Jadi inget waktu anakku diare saat umur setahun, kasihan lemes gitu dianya. Mama Naj keren, iya roti (tanpa isi), pisang dan apel juga bagus bagi penderita diare.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Catet, apel dan roti tanpa isi. Noted bu Dokter

      Delete
  6. Bener banget mba Damar, kalo anak diare yang paling aku takutin tuh kalo dia udah nggak makan atau minum. Waaaa... Khawatir dehidrasi. Apalagi sik cilik. Dulu pernah sampe tak bawa ke ugd gara-gara diare ampe lemes

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku yang sering diare juga yang kecil, Mbak. Tapi nggak sampai parah, sih jadi biasanya perawatan di rumah aja.

      Delete
  7. Kalau sudah diare ampun ampun deh... Lemesnya cepeeet bangets. Berasa tak berdaya apa-apa. Hiks!

    Sering ngomel sama anak,kalau dari mana eh mampir dapur langsung nyomot tempe goreng.. Enggak pake cuci tangan. Kuatir itu tadi dari main bola atau naik sepeda enggak tau megang apa saja.. Hadeeh!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, anakku juga gitu. Habis main langsung buka kulkas. Hadeh

      Delete
  8. info penting, terima kasih sharingnya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, Mbak. Makasih sudah mampir ke mari :)

      Delete
  9. Makasih infonya, bermanfaat banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Mbak, Makasih sudah mampir

      Delete
  10. kasihan sekali saat anak sakit diare :(
    aku pernah mengalaminya dan panik, tapi setelah kejadian tidak perlu panik lagi.
    terima kasih untuk sharingnya ;)

    ReplyDelete
  11. Oalaaa... kupikir pisang ga bagus untuk anak yang terkena diare... ternyata justru sebaiknya dikonsumsi ya? Wah jd tambah ilmu nih mb Damar 😊

    ReplyDelete
  12. Oke mba,siippp.. Enggak akan menyepelekan diare insyaallah, thanks infonya, lengkap banget

    ReplyDelete

Haluuu Teman-teman. Terima kasih sudah berkunjung ke Blognya BukNaj. Jangan lupa tinggal komentar, ya. Begitu longgar, BukNaj pasti berkunjung ke blog Teman-teman.
Selamat membaca
Semoga bermanfaat :)

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Custom Post Signature

Custom Post Signature