![]() |
Tadinya kami sudah pengin lari aja dari rumah. Jalan-jalan kek, ke perpustakaan kek, yang penting ngungsi sementara sampai tahap pembongkaran ini selesai. Tapi apa daya, Najwa sedang terserang cacar air, hiks.... Jadi mau nggak mau kami harus stay di rumah sambil menikmati kebisingan ini.
Ya itung-itung sambil belajar sabar. Toh, suasana kayak gini juga nggak terjadi setiap hari, kan? Tapi masalahnya DuoNaj ini bolak-balik minta dibuatkan makanan. Otomatis BukNaj harus bolak-balik ke dapur yang nota bene tempat paling dekat dengan area kebisingan. Hufft!! Lagi-lagi ibunya harus dengan sabar dan berbesar hati angkat wajan tapi tutup telinga. Memutuskan untuk memasak kilat tapi sesuai dengan lidah anak-anak.

