Parenting, Family Traveling, Woman Story

7 Cara Agar Membaca tak Sekedar Rutinitas tapi Kebutuhan Anak

|




Setiap orangtua yang memiliki kesenangan pada buku bacaan pasti bercita-cita untuk menularkan hal yang sama pada anak-anaknya. Selain manfaat dari segi ilmu pengetahuan yang dirasa akan sangat berguna bagi kehidupan, aktivitas membaca memang memberikan kesenangan tersendiri, ibarat candu yang membuat siapapun ketagihan untuk menyesap nikmatnya lagi dan lagi.

Membaca nggak hanya membuka akses informasi, tapi aktivitas ini mampu menghadirkan dunia baru bagi orang-orang yang terlanjur merasakan nikmatnya. Dunia-dunia yang tak selalu nyata, tapi mampu membawa setiap pembaca masuk dan mereka-reka sendiri gambaran dunia dalam imajinasi bacaan mereka.

Telah lama saya menemukan kenikmatan dalam aktivitas yang satu ini. Bagi saya, membaca bukan sekedar rutinitas yang sengaja saya bangun. Tapi, sekarang ini membaca telah menjadi kebutuhan saya setiap hari. Tak ubahnya sepiring nasi dan secangkir kopi, membaca harus mendapatkan porsi yang sesuai sehingga tak terasa ada yang kurang saat melalui hari.

September Ceria dalam Harap dan Kenangan

|



Satu setengah bulan menjelang kelahiran anak kedua, suami memutuskan untuk keluar dari tempat kerjanya. Saya ingat betul, pagi itu 1 September 2014 ketika ia menyampaikan sudah tidak lagi bekerja di tempat lama, dan pada hari yang sama ia memutuskan memulai segalanya dari awal. Sebagai istri, saya sempat merasa risau dan was-was. Apalagi kami akan segera memiliki anak kedua yang berarti akan bertambah pula tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 

Tapi, saya mantap mendukung keputusannya. Saya sangat yakin keputusan ini tidak diambil dengan serta merta. Tapi telah dipikirkan dengan matang dan ada rencana besar yang mungkin telah disusunnya.

Denganmu, Hidupku Asik tanpa Toxic

|
Tubuhku hanya rangka kecil dari tulang berbalut daging dan aliran darah di dalamnya. Tapi impian dan tanggung jawab besar bersemayam di sana. Terus berdetak hingga denyut terpisah dari raga.

Natsbee Honey Lemon minuman antioksidan


Tubuh saya tak terlalu besar atau kuat, tapi impian dan tanggung jawab sebagai seorang anak perempuan, saya rasakan semakin membesar. Dari dulu hingga sekarang cita-cita saya masih sama, ingin sukses dan mandiri semata-mata untuk membahagiakan ibu---yang sudah puluhan tahun menjanda.

Sejak kecil pula, sayalah satu-satunya anak perempuan yang diajak ibu menyiapkan aneka panganan untuk dijual di kantin sekolah. Pekerjaan ini sudah saya lakukan sejak kelas 6 SD hingga akhirnya saya lulus SMA, kemudian  resign dari pekerjaan di dapur  ibu  untuk hijrah menuntut ilmu di Jogja.

Jangan Sepelekan Cacingan!

|
Efek buruk cacingan


"Buk, besok aku sama teman-temanku mau dikasih obat cacing di sekolah. Boleh, kan?" begitu tanya Najwa pada suatu sore, sepulang dari sekolahnya di hari Kamis.

"Oh, obat cacing? Ibuk lihat kalender dulu, ya. Soalnya, seingat Ibuk tahun ini Kakak sudah minum obat cacing," jawab saya sambil berlalu menuju kalender yang tergantung di salah satu dinding di rumah kami.

Setelah saya periksa, ternyata sudah lebih dari 6 bulan sejak terakhir kali saya memberi obat cacing untuk anak-anak. Saya pun segera mencari tahu perihal kebenaran ucapan Najwa kepada koordinator kelas. Dan ternyata info tentang pemberian obat cacing di sekolah Najwa memang benar, karena dilakukan juga di beberapa sekolah lainnya.

Program seperti ini bisa dibilang baru bagi saya dan Najwa. Sebelumnya, Najwa belum pernah mendapatkan obat cacing dari sekolah, kecuali pemberian vitamin A dan imunisasi dasar. Saya sendiri termasuk orangtua yang menyambut baik berbagai program kesehatan di sekolah anak, asalkan informasi yang disampaikan jelas.

Bentuk Investasi Virtualpreneur

|
Investasi pebisnis online


Virtualpreneur, profesi baru yang kemunculannya langsung digandrungi oleh sebagian besar pengguna piranti digital di berbagai negara di belahan bumi ini, tak terkecuali di Indonesia. Kemunculan profesi yang satu ini seolah menjadi angin segar bagi sebagian orang yang memiliki kompetensi dan karya, tapi mengalami keterbatasan ruang gerak atau modal.

Profesi virtualpreneur sendiri terklasifikasi menjadi wirausaha produk dan jasa. Untuk jenis wirausaha produk, pasti kalian sudah sangat tidak asing dengan maraknya toko online yang menjual produk sebagai tangan kedua, maupun yang memproduksi langsung label yang dijualnya. Virtualpreneur jenis ini sangat digandrungi, karena modalnya bisa dibuat seminim mungkin, tapi daya jangkau pemasarannya sangat luas.

Sedangkan untuk klasifikasi virtualpreneur yang kedua---wirausaha jasa---content writer dan blogger merupakan sebagian profesi yang kini sedang naik daun. Maraknya penggunaan media sosial sebagai media yang mengumpulkan hajat hidup orang banyak, berimbas pada kenaikan kebutuhan konten positif yang berujung pada dibutuhkannya penulis sebagai produsennya.

Bersyukur Tinggal di Jakarta Timur

|


"Di Jakarta tinggal di mana?" begitu tanya salah seorang teman saat kami bertemu di kampung halaman.

"Di Perumnas Klender, Jakarta Timur," jawab saya .

"Ohh, Bekasi, ya?"

"Bukan, kalau Bekasi itu masuknya planet lain Jawa Barat. Kalau Perumnas Klender sudah Jakarta, meskipun baru masuk Jakarta.

Penjelasan seperti itu nggak hanya sekali atau dua kali harus saya ucapkan pada teman atau tetangga di kampung halaman.  Bagi mereka Jakarta Timur itu Bekasi. Padahal Bekasi sudah bukan wilayah administratif DKI Jakarta melainkan Jawa Barat. Tapi nggak salah juga, sih. Karena Jakarta Timur, khususnya daerah tempat tinggal saya memang belum terlalu Jakarta. Lokasinya betul-betul di pinggir timur Jakarta. Bahkan bisa dibilang mepet dengan Bekasi Barat.

Kami Datang Mendukung Kemenangan

|
 Kami datang karena menang. Kami datang mendukung kemenangan

Ditulis oleh: Damar Nur Aisah (Jakarta), Sunardi (Papua), Vira Nadya (Sumbar) dan Muhammad Haikal Razi (Aceh) untuk memenuhi Challenge Writingthon Asian Games 2018

Indonesia mempunyai target yang tidak main-main, menjadi peringkat sepuluh besar dalam hajatan terakbar bangsa-bangsa se-Asia. Target itu tentu sangat besar mengingat pada gelaran Asian Games sebelumnya di Incheon 2014, Indonesia berada pada ke-17. Di Incheon ini, Indonesia justru turun dua peringkat jika dibandingkan dengan raihan di Ghuang Zhou 2010.  Namun, dengan usaha keras berupa pelatnas dan latih tanding di sejumlah even sebelum Asian Games ini menjadikan kita optimis, raihan itu akan kita capai.

Writingthon Asian Games 2018 dan Semangat Baru Menjadi Indonesia

|

Here I am, Writingthon Asian Games 2018

Sabtu itu kami sengaja pergi ber-commuterline sejak pagi. Tujuan utama kami adalah Stadion Gelora Bung Karno, tapi kami sengaja berhenti di Stasiun Gondangdia untuk kemudian lari pagi menuju pangkalan SPBG di sebelah Lapangan IRTI.

Mungkin teman-teman penasaran ya, ngapain juga lari pagi ke pangkalan SPBG? Kenapa nggak ke tempat lain yang lebih asyik, misalnya Monas atau Bundaran HI? Hehe... 


Flashback Proses Penulisan Artikel Writingthon Asian Games 2018


Jadi ceritanya begini, Sabtu itu saya memang berencana mengambil gambar untuk melengkapi materi seleksi Writingthon Asian Games 2018 yang diselenggarakan oleh Bitread Publishing dan Kemenkominfo. Karena berdomisili di Jakarta, saya rasa keputusan paling tepat adalah menulis tentang dukungan yang disumbangkan Jakarta untuk pelaksanaan Asian Games 2018 kali ini. Terlebih, Jakarta adalah centre yang pastinya akan banyak menarik perhatian dunia. Maka dari itu, warga yang baru lima tahun memegang KTP DKI inipun merasa perlu untuk ikut tenggelam dalam euforia Asian Games 2018 dengan cara menuliskannya dalam sebuah cerita.

Waspadai Gangguan Fisik dan Emosi akibat Obesitas pada Anak

|

RS Royal Progress Jakarta Utara


Jangan dikira masalah obesitas dan segala gangguan kesehatan yang menyertainya hanya terjadi di kalangan orang dewasa, karena kenyataannya, obesitas pada anak kini sedang marak. Bahkan angka prosentasenya terus meningkat dari tahun ke tahun, mulai 2,30% pada tahun 2000 hingga 16,50% pada tahun 2016 merujuk pada data dari WHO.

Tentu tidak mengherankan, karena pergeseran zaman yang ditandai dengan berubahnya gaya hidup dan pola asuh pada anak turut memberi andil pada permasalahan ini. Untuk itu, masyarakat perlu mendapatkan edukasi, agar ikut mewaspadai dan menekan angka obesitas pada anak yang semakin tak terkendali.

Rumah Sakit Royal Progress sebagai salah satu institusi kesehatan merasa bertanggung jawab untuk ikut menyebarkan informasi baik tersebut. Bertempat di Up In Smoke Restaurant, pada Jumat, 3 Agustus 2018 kemarin acara Media dan Blogger Gathering digelar untuk mengupas tuntas dan menyebarkan informasi baik terkait penyebab, efek yang ditimbulkan dan penanganan terhadap kasus obesitas pada anak.

3 Hal yang Saya Pelajari setelah 8 Tahun Berstatus Istri

|

www.damaraisyah.com


Delapan tahun menikah, tapi rasanya seperti  baru saja melalui fase terberat pada 5 tahun pertama pernikahan. Iya, usia pernikahannya memang sudah sampai di angka 8, tapi baru 5 tahun terakhir ini kami hidup bersama dalam satu atap. 

Setelah memutuskan pindah ke Jakarta dan berkumpul dengan suami seperti selayaknya suami istri, rasanya saya seperti kembali pada titik awal. Persis seperti pengantin baru yang baru mengenal satu sama lain. Terlebih, kami menikah tanpa melalui proses pacaran. Begitu ketemu, tukar kontak, merasa cocok langsung jebret lamaran terus nikah.

Natural Fresh Looks from Ramadan to Raya

|


Metallic Matte Lip Cream Beauty Queen Series

Momen Hari Raya dan Ramadan tahun ini, untuk pertama kalinya setelah delapan tahun menikah saya kembali berkumpul dengan Gengs Perempuan semasa SMA. Hari Raya kali ini memang liburnya lumayan panjang, sehingga saya lebih leluasa untuk mengatur agenda baik untuk berkumpul dengan keluarga besar maupun untuk bertemu dengan teman lama.

Delapan tahun tak berjumpa, tentu banyak hal telah berubah. Selain bahan obrolan yang didominasi tumbuh kembang anak, tampilan kami pun rata-rata semakin matang tak ubahnya perempuan dewasa yang telah berkeluarga. Begitu pula penampilan saya, yang menurut sebagian teman menjadi "lebih segar".

Artis Cilik Era 90-an dan Inspirasinya dalam Mengejar Impian

|


Masih ingat dengan video klip lagu anak yang berjudul Yess!? Teman-teman yang seumuran dengan saya mungkin tidak asing lagi dengan lagu ini. Sebuah lagu yang aransemen musiknya terbilang enerjik dengan video klip yang sangat apik di zamannya. Sempat  boom bahkan mengantarkan kedua penyanyinya sebagai idola anak-anak pada masa itu. Iya, siapa lagi jika bukan Eza Yayang dan teman duetnya yang cantik itu?

Kali ini saya ingin menulis tentang teman duet Eza Yayang yang tak lain adalah presenter acara anak Tralala Trilili. Duh, teman-teman mungkin bertanya lagi apa itu acara Tralala Trilili, hehe. Sekali lagi, ini adalah acara anak paling hits di tahun 90-an. Tahun-tahun di mana saya dan teman-teman sebaya sedang senang-senangnya bermain kejar-kejaran atau masak-masakn tanpa perlu rebutan gawai dengan orangtua. Ya gimana mau rebutan, lha wong zaman itu memang gawai termasuk barang langka. Ya kan?

Yang Asyik dari "Energy of Asia" - Official Album Asian Games 2018

|


Theme Song Asian Games 2018


Selain Bhin-bhin, Atung dan Kaka, 3 maskot Asian Games 2018 yang begitu menggemaskan serta menarik perhatian. Official Album Asian Games 2018 merupakan satu bagian lain yang patut diapresiasi dalam perhelatan pesta olahraga kali ini. Album yang dirilis dengan tajuk "Energy of Asia" ini berisikan 13 lagu hasil duet penyanyi dan musisi dari berbagai genre di Indonesia.

Jakarta Punya Gawe, Dukung Bersama Asian Games 2018

|

Dukung bersama asian games 2018
www.damaraisyah.com

Hampir satu tahun setelah hitung mundur (countdown) Asian Games 2018 digelar di Monas pada 18 Agustus 2017 lalu. Ibarat calon pengantin, saat ini Indonesia sedang menghitung hari, menanti saat-saat mendebarkan ketika Opening Ceremony Asian Games akan digelar pada 18 Agustus tahun ini.

Bertempat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Indonesia akan mengukir sejarah baru sebagai penyelenggara  pesta olahraga terbesar setelah Olimpiade,  yaitu Asian Games yang dihelat di negeri ini untuk yang kedua kalinya Yang tentunya akan sangat berbeda dengan penyelenggaraan Asian Games pada tahun 1962.

Rencana Baru di Tahun Ajaran Baru 2018 - Parenting Anak Usia 7 Tahun

|
Saat kebiasaan baik anak terbentuk, sebenarnya orangtua sangat terbantu dalam melakukan pengasuhan. Sehingga status anak pada fase 7 tahun kedua ini benar-benar sebagai "Pembantu" dalam artian membantu keberhasilan tugas pengasuhan orangtua pada fase-fase berikutnya.


Parenting Anak 7 Tahun



Tahun ajaran baru biasanya  diwarnai dengan perasaan suka cita. Bagi orangtua dan siswa yang baru saja melalui serangkaian tahap pencarian sekolah baru. Kelegaan yang dirasakan mungkin tak mudah untuk digambarkan dengan kata-kata, ketika nama anak-anak kita tercatat menjadi salah satu siswa di sekolah yang memang diidam-idamkan. Perasaan cemas, khawatir dan gundah selama masa PPDB berlangsung, seketika lenyap begitu saja berganti dengan semangat dan berbagai rencana baru untuk anak-anak kita.

Hal senada juga dialami oleh anak-anak dan orangtua yang pada tahun ajaran ini bergeser kelas ke level yang lebih tinggi. Dengan berada di kelas baru tentunya akan banyak harapan baru juga terkait perkembangan anak-anak kita. Baik secara akademis maupun hal-hal yang berkaitan dengan penguasaan life skill dan perkembangan sosialnya.

Chicken Stick Saos Mentega

|
Chicken Stick Saos Mentega


Tetangga belakang rumah sedang merenovasi dapur. Kebetulan lokasi dapurnya persis bersebelahan dengan dapur saya, hanya terpisah tembok dari rumah saya dan rumahnya. Dari jam 7 pagi hingga sekitar jam 5 sore, suara dang dung dang dung sudah seperti backsound saja. Ditambah lagi tetangga sebelah rumah punya bayi yang jadi rewel juga karena suara bising akibat renovasi tersebut. Jadilah beberapa hari ini BukNaj dan anak-anak harus belajar sabar yang seluas-luasnya.

Tadinya kami sudah pengin lari aja dari rumah. Jalan-jalan kek, ke perpustakaan kek, yang penting ngungsi sementara sampai tahap pembongkaran ini selesai. Tapi apa daya, Najwa sedang terserang cacar air, hiks.... Jadi mau nggak mau kami harus stay di rumah sambil menikmati kebisingan ini. 

Ya itung-itung sambil belajar sabar. Toh, suasana kayak gini  juga nggak terjadi setiap hari, kan? Tapi masalahnya DuoNaj ini bolak-balik minta dibuatkan makanan. Otomatis BukNaj harus bolak-balik  ke dapur yang nota bene tempat paling dekat dengan area kebisingan. Hufft!! Lagi-lagi ibunya harus dengan sabar dan berbesar hati angkat wajan tapi tutup telinga. Memutuskan untuk memasak kilat tapi sesuai dengan lidah anak-anak.

Drama Menjelang "Fantastic Four" - Si Kecil jadi Suka Memukul

|

Anak suka memukul


Sudah lama nggak bikin postingan tentang tumbuh kembang DuoNaj. Selain karena tumbuh kembangnya yang menurut saya agak susah untuk diceritakan, karena tidak ada suatu hal yang bisa dibahas secara spesifik.  Terus terang aja saya lagi suka bereksperimen di dapur sehingga agak selow menulis tentang parenting, halah pengakuan macam apa ini, hehehe.

Sampai akhirnya awal Ramadan kemarin saya menangkap ada yang berubah dari Najib. Anak bungsu saya yang biasanya sweet dan kecupable ini menjadi sangat agresif, gampang marah dan yang lebih parah jadi sangat suka memukul.

Kreasi Menu Masakan Khas Ramadan dengan Bakso Kuah Instan So Good

|
Masakan Khas Ramadan dengan Bakso So Good


Ramadannya baru beberapa hari berlalu, tapi rasa rindu dengan suasana dan segala tradisinya mulai mendera, membuat tak sabar untuk bertemu kembali di tahun berikutnya. Ya, Ramadan memang spesial bagi saya dan keluarga. Tak hanya sebagai bulan yang mulia  dengan kesempatan beribadah yang berlebih dibandingkan bulan-bulan lainnya. Ramadan adalah bulan berkumpul dan bercengkerama dengan keluarga besar, yang bisa jadi susah dilakukan pada hari-hari biasa.

Tak ubahnya Ramadan pada tahun-tahun sebelumnya. Ramadan kali ini keluarga besar kami berkumpul di rumah Ibu di Magetan. Dua hari menjelang Idulfitri tiba, saya dan 3 saudara perempuan yang lain telah mendarat di rumah Ibu. Lengkap dengan "pasukan kecil" masing-masing.

Momen seperti ini tentu sangat langka. Mengingat pada hari-hari biasa lumayan susah untuk mencocokkan jadwal. Kalau musim libur sekolah, biasanya hanya para istri dan anak-anak yang bisa berkumpul karena bapak-bapak tetap bekerja. Jadi setahun sekali kami selalu sempatkan untuk pulang saat akhir Ramadan sekaligus menjemput Idulfitri bersama.

5 Pola Makan saat Ramadan yang Patut Dipertahankan!

|
Pola makan sehat saat Ramadan


Usai sudah Ramadan dan berganti Syawal. Siapapun pasti setuju bahwa Hari Raya selalu identik dengan makanan enak dan berlimpah. Ya kan? Tak hanya di meja makan teman-teman, di rumah saya pun beraneka jenis makanan terhidang lengkap dengan segala uba rampe-nya. 

Kalau opor, sudah pasti lontong dan sayur lodeh menjadi pendampingnya. Sedangkan rendang selalu nikmat dengan sambal goreng ati kentang juga kerupuk udangnya.

Jangan ditanya betapa nikmatnya. Kalau nggak inget timbangan yang gampang banget geser ke kanan, pasti semuanya saya lahap sampai nambah-nambah, hahaha*BukNajRakus. Dasar sayanya emang doyan banget makan. 

Untungnya lebaran kali ini saya lebih bisa mengontrol diri. Paling nggak kalaupun berat badan harus naik (lagi), ya minimal seukuran sebelum puasa. Jangan malah nambah beberapa angka sebagai bonusnya. Bisa kesenengan BukNaj karena harus belanja baju yang jadi nggak muat semua, hehehe.

Mengembalikan Keindahan yang Tak Tampak

|

Emeron Complete Hair Care


Yang indah tak selalu tampak, dan yang tak tampak tak seharusnya hilang keindahannya - Damar Aisyah

Tentunya ada alasan tersendiri yang mendorong saya  untuk kembali melakukan perawatan rambut secara alami. Hitam dan tebal, begitulah kondisi rambut saya semenjak kanak-kanak dulu. Bahkan dari ketiga saudara perempuan saya yang lain, bisa dibilang rambut saya paling berbeda. Baik dari penampilannya, begitu pun saat dipegang.

Selain dua karakteristik rambut sehat yang saya sebutkan di awal, rambut saya juga lurus dan tidak bercabang. Sampai teman-teman saya bilang cocok banget jadi model iklan sampo. Etapi rambutnya saja, sih, kalau orangnya jangan sampai. Bukan apa-apa, saya nggak tega ngasih beban  sama bagian editing fotonya. Terlalu berat, Dilan aja belum tentu mau, Hehehe.

Make Up Sederhana untuk Acara Buka Bersama

|

www.damaraisyah.com

Beberapa hari yang lalu, suami mengajak saya dan DuoNaj untuk menghadiri acara buka bersama di kantornya. Kami, terutama Duonaj memang sangat antusias saat diajak ke acara kantor ayahnya. Saya pun sebisa mungkin tak ingin melewatkannya, mengingat sangat jarang acara seperti ini dihelat di kantornya. Maklum, kantor ini hanya punya lima orang penghuni. Saat mengadakan acara seperti inipun mayoritas undangannya dari pihak rekanan.

Tak disangka, 3 jam menjelang acara si Najib jatuh dan dagunya bocor.  Alih-alih membawanya ke IGD, saya segera memeriksakan Najib ke klinik dekat rumah dengan harapan luka di dagunya tidak perlu mendapatkan penanganan yang serius, misalnya harus dijahit.

Lakukan 5 Hal Ini agar Belanja Bulanan Tak Membengkak saat Musim Diskon Ramadan

|

Tips hemat belanja bulanan saat ramadan
www.damaraisyah.com

Menjelang payday kayak gini godaan terbesar menteri keuangan rumah tangga adalah diskon yang berteberan di mana-mana. Tengok pusat perbelanjaan A, beli 1 gratis 2. Iseng mampir ke department store B diskonnya udah di atas 50% aja. Waduh, kalau nggak kuat iman bisa membengkak budget belanja bulanan akibat kalap mata.

Parahnya lagi kayaknya barang-barang yang didiskon itu  udah jadi inceran semua sejak sekian purnama. Mulai dari fashion, kosmetik, sampai aneka perabot rumah tangga, semuanya udah kayak teriak-teriak minta dicemplungin keranjang belanja. Duh, beneran deh kalau lagi banyak diskon kayak gini godaannya berat banget. Nggak cuma lapar dan dahaga, tapi juga haus barang-barang lucu, imut  dan pink diskonan yang merajai di hampir seisi pusat perbelanjaan.

Cara Mudah Membeli Tiket Kereta Api Secara Online

|


 
Cara beli tiket kereta api online
WWW.DAMARAISYAH.COM



Haloo, kalau sudah sampai bulan Ramadan, pasti teman-teman sudah terbayang mudik lebaran, Iya atau iyes? Apalagi lebaran tahun ini cuti bersamanya lumayan lama, lho. Belum lagi anak-anak juga libur pasca ujian kenaikan kelas. Wah, lengkap sudah, ya emak bapaknya, ya nak kanak semua bakalan happy  menikmati libur lebaran tahun ini.

Ngomongin soal mudik, teman-teman juga pasti sudah memutuskan pilihan transportasi yang akan digunakan. Kalau saya dan keluarga sih, prefer naik kereta api. Alasan utamanya karena kampung halaman kami memang agak jauh dari bandara. Kalau turun di Solo, kami masih harus berkendara darat sekitar 3 jam untuk sampai di rumah. Sedangkan dari Surabaya kurang lebih masih 6 jam untuk sampai di kota Magetan. Begini deh, nasib pemudik yang kampung halamannya bener-bener di kampung. Musti pinter-pinter memilih sarana transportasi yang praktis dan nyaman.

Mengenalkan Ibadah Ramadan Sesuai Usia Anak

|

Mengenalkan Ramadan sesuia usia anak
www.damaraisyah.com


Menurut teman-teman berapa usia ideal bagi seorang anak untuk dilatih berpuasa? Jawabannya pasti sangat bervariasi mengingat setiap keluarga memiliki cara dan pertimbangan tersendiri dalam pengasuhan anak-anaknya. Di keluarga saya, Najwa baru belajar berpuasa pada Ramadan tahun lalu, tepatnya saat usianya genap 6 tahun. Puasa yang dijalankan pun sifatnya masih latihan, sehingga belum penuh selama sehari bahkan tidak sampai 30 hari.

Selain Materi, 7 Keuntungan Ini Bisa Didapat dari Dunia Blogging. Nggak Percaya? Coba Saja!

|

Keuntungan menjadi blogger rumahan
www.damaraisyah.com


"Sebulan dapat berapa dari ngeblog?"

Wew! To the point banget pertanyaannya. Bikin BukNaj gelagepan pas mau jawab, haha. Em, jadi gini, beberapa waktu yang lalu seseorang sebut saja namanya Melati (karena Bunga sudah terlalu sering) bertanya pada saya tentang pendapatan dari ngeblog. Si Melati ini rupanya termasuk sering mengamati aktivitas blogging saya yang menurutnya cendrerung "blogger kandang" alias blogger rumahan. Uhuk, keselek lagi, hehe.

To be honest, saya memang belum pernah ikut reportase atau event yang melibatkan blogger. Jadi bener banget yang Melati bilang bahwa saya  termasuk kategori "blogger kandang" atau blogger rumahan tadi. Malahan belum lama saya tahu kalau blogger itu udah beneran kayak jurnalis gitu. Ya datang ke event, meliput kemudian menulis reportasenya. Bahkan menjadi buzzer, influencer dan pembicara.

Dulu, setahu saya blogger cuma orang yang menulis dengan platform blog. Udah gitu aja. Nggak tahunya, semakin ke sini, semakin banyak dapat info dari komunitas blogger. Ternyata banyak sekali peluang lain yang bisa diambil oleh seorang blogger. Bahkan tak sedikit yang menyebut blogger sebagai profesinya. Profesi lho, artinya selain berbagi manfaat dari tulisan, blog telah menjadi bagian dari ladang penghasilannya. Hahai, keren banget, kan?

Donat Labu Kuning Isi Skippy peanut Butter

|


Resep Donat Labu Kuning isi Skippy Peanut Butter

Sejak hobi banget nonton acara memasak di salah satu stasiun tivi luar, saya jadi suka bereksperimen dengan bahan-bahan yang tidak biasanya saya gunakan untuk mengolah satu jenis makanan tertentu. Misalnya labu kuning yang biasanya saya olah menjadi kolak atau sebagai salah satu bahan pelengkap bubur Manado.  Kini, saya lebih sering mengolahnya menjadi kudapan seperti donat, bahkan mengkreasikannya dengan selai kacang dari Skippy Peanut Butter.

Kebetulan DuoNaj sangat familiar dengan varian labu yang satu ini. Dulu saat keduanya sedang dalam tahap MPASI, labu kuning merupakan salah satu sumber makanan yang sangat sering saya berikan. Saya ingat betul, saat Najwa berusia 7 bulan olahan puree labu kuning tanpa penambahan bahan apapun sempat menjadi makanan favoritnya. Menginjak usia sepuluh bulan, bubur Manado dengan dominasi labu kuning kembali menjadi favoritnya.

Berbeda dengan Najib yang memulai MPASI dengan metode baby lead weaning, maka labu kuning kukus yang dipotong agak besar selalu dilahapnya hingga tak bersisa. Dua atau tiga potong labu kuning kukus biasanya saya sediakan di piring untuk satu kali makan.

Memilih Jajanan yang Aman dan Sesuai Selera Anak

|


Permen Pindy Susu Aman untuk Anak

Najwa suka jajan, Najib pun demikian. Saya rasa hampir setiap anak suka jajan. Ya,kan?  Jangankan anak-anak, lha wong saya aja suka banget. Biasanya, setiap kami belanja baik di warung atau pasar, 1 atau 2 bungkus jajanan selalu ikut ke meja kasir bareng belanjaan lainnya. Entah itu kue, coklat, camilan atau permen yang jadi favorit anak-anak.

Hal yang Dirindukan Sebagai Ibu Bekerja (di Luar Rumah)

|



Nggak tahu habis kesambet apa, tiba-tiba saja jadi kangen masa-masa menjadi  ibu bekerja (di luar rumah).  Padahal kalau boleh ngeluh, nih. Jiyahhh, ngeluh pakai minta izin, hehe. Jadi full stay at home mom juga enggak bisa dibilang nggak kerja, loh. Saya sudah membuktikannya. Jadi SAHM itu bener-bener 18x7 (anggap saja yang 6 jam itu tidur pules, tanpa rengekan si kecil yang minta ini dan itu).

Sebenarnya saya  sudah merasakan pengalaman menjadi ibu bekerja di luar rumah, ibu rumah tangga murni, juga IRT berbisnis. Dasn semua ada suka dukanya. Nggak nyangka juga, setelah hampir 8 tahun menjadi ibu, saya berkesempatan mencicipi itu semua. Pengalaman yang sebenarnya sangat memperkaya batin. Meskipun saya akui kegalauan kerap kali masih melanda.

Telaga sarangan dan Kenangan Terakhir Bersama Papa

|

4 Hal yang bisa dilakukan di Telaga Sarangan


Matahari masih malu-malu saat kendaraan kami berhenti di deretan antrian loket masuk Telaga Sarangan. Kabut putih sedikit mengganggu jarak pandang kami. Yang akhirnya memaksa suami memacu kendaraan sedikit pelan dan lebih berhati-hati.

Satu-persatu kendaraan diperbolehkan masuk menuju area parkir yang telah disediakan pihak pengelola. Demikian halnya dengan kami. Setelah menyerahkan beberapa lembar pecahan lima puluh ribuan, dua kendaraan yang kami tumpangi berjalan berurutan menuju area parkir yang terletak berdampingan dengan pasar wisata.

Pagi itu adalah idulfitri  hari ketiga. Sesuai yang telah kami rencanakan,  lebaran kali ini kami akan menapaktilasi kebiasaan di hari raya yang dulu kami lakukan bersama almarhum papa.

Impianku Sebelum 40 Tahun

|
Setiap impian selalu diawali oleh seorang pemimpi. Tapi jangan lupa, selalu ada kemauan, kesabaran dan gairah yang menuntunmu untuk meraih impian dan mengubah dunia. (Harriet Tubman)


Happy Life Before 40s



Orang bilang bekerja berdasarkan passion adalah hal yang paling membahagiakan. Selain tidak menjadi beban karena melakukan sesuatu yang memang disenangi, bekerja dengan passion membuat seseorang lebih kreatif dan tahan uji.

Lantas, bagaimana dengan orang-orang seperti saya ini, yang bisa dibilang sedikit terlambat mengenali passion-nya?  

Pada saat usia telah melewati kepala 3, saya baru merasakan gairah yang begitu membuncah di dunia kepenulisan. Saya pun dengan berani menyeburkan diri dalam dunia ini. Berlatih untuk kemudian berusaha menghasilkan karya pertama saya sendiri. 

Belitung Timur dan Keberanian Merealisasikan Sebuah Impian

|
 Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu - Arai
4 Destinasi wisata di Belitung Timur
WWW.DAMARAISYAH.COM


Saya ingin ke Belitung! Ya, saya telah menyimpan keinginan tersebut sejak belasan tahun yang lalu. Sejak pertama kali merampungkan novel setebal 534 halaman karangan seorang putra Belitung. Siapa lagi orangnya  jika bukan Pak Cik Andrea Hirata.

Untaian kata dalam berlembar-lembar buku Laskar Pelangi kerap kali menerbangkan imajinasi saya hingga ke tanah melayu di Kepulauan Bangka Belitung ini. Tanah yang menurut Andrea telah menempa anak-anak Laskar Pelangi. Mengajarkan keberanian untuk bermimpi dan menyimpan harapan dalam relung hati mereka.

Tantangan Parenting dengan Threenager

|

 
Parenting dengan threenager
www.damaraisyah.com



Drama threenager belum juga berhenti. Setelah usianya lewat 3 tahun 6 bulan, gaya khas bocah threenager semakin melekat dalam diri Najib. Baik caranya berucap maupun bertingkah, khas remaja 13 tahun yang bikin gemas sekaligus jengkiel orangtuanya.

Padahal Najib sudah lebih awal mengalami masa-masa ini. Seingat saya, sebelum ulang tahun yang ketiga Najib sudah menunjukkan tanda-tanda threenager. Selain agak susah diatur, kalau punya kemauan juga penginnya selalu dituruti. Belum lagi gaya ngomongnya yang udah kayak remaja. Dinasihati pun, dia suka membantah dan mengajak beradu argumen. Huff, kalau sudah begitu, BukNaj penginnya makan bakso kuah pedas sama es teh segelas,donk. Hahaha

Kreasi Menu Sarapan Gizi Seimbang dengan Produk Olahan So Good

|

Menu piring gizi seimbang so good
www.damaraisyah.com


Menyiapkan menu sarapan merupakan rutinitas pagi yang paling menantang bagi saya. Selain harus dimasak dalam waktu singkat, saya pun harus memastikan kandungan gizinya seimbang dengan tampilan menggugah selera. 

Kebetulan, dua anak saya ini memiliki selera makan yang ajaib. Yang kecil sangat gampang, sampai-sampai makanan jenis apapun bisa dilahapnya. Sedangkan yang besar, justru lumayan picky eater. Selain pemilih, Najwa cenderung kurang berani mencoba-coba makanan baru. Sehingga agak susah ksaat diajak food hunter.

Selain taste yang harus familiar di lidahnya. Najwa cenderung sangat memilih makanan, terutama dari bau dan tampilannya. Itulah kenapa saya berusaha menyajikan makanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisinya. Tapi juga kelihatan menarik, baik penyajian maupun variasinya.

7 Hal untuk Memastikan Gadis Kecil Kita Tumbuh dengan Percaya Diri

|
Menumbuhkan Kepercayaan Diri pada Anak Perempuan
www.damaraisyah.com


Saya bukan perempuan dengan kepercayaan diri tinggi. Ya, butuh waktu yang tidak sebentar bagi saya untuk menumbuhkan kepercayaan diri dengan cara saya sendiri.

Saya bukan sosok yang menonjol dan tidak menarik. Dua hal yang terus menghantui saya sewaktu kecil. Melihat teman-teman saya yang menarik secara fisik, bertalenta dan memiliki segudang prestasi. Saya merasa tak ada apa-apanya di dunia ini. Ibarat remekan rempeyek di dasar toples, hehehe.

Buk, Bantu Aku Menumbuhkan Kepercayaan Diriku

|
Menumbuhkan Kepercayaan Diri Anak
www.damaraisyah.com


"Buk, tadi temanku terlambat. Dia bilang dia tahu kalau masuknya jam setengah 10. Tapi Ibunya enggak percaya. Aneh ya, Ibu-ibu kenapa enggak percaya sama anaknya. Padahal anak-anaknya sudah tahu mana yang benar."

Cerita Najwa sepulang sekolah tadi terasa bagai tamparan bagi saya. Bagaimana tidak, saya pun kerap kali tidak langsung percaya pada ucapannya? Tak jarang, saya juga masih sering meragukan kemampuannya. Suka mendiktenya untuk melakukan ini dan itu. Terlalu besar mengambil porsi dalam menyelesaikan masalahnya. Dan banyak hal lagi kesalahan yang saya lakukan dengan dalih khawatir pada anak.

Padahal saya tahu betul, kekhawatiran saya ini terlalu berlebihan, alias lebay. Saya juga paham bahwa cara saya ini bisa menghambat kepercayaan diri mereka. Padahal kepercayaan diri merupakan salah satu modal dasar anak, untuk bisa survive dalam kehidupan ini.

Caraku Mengatasi Anyang-anyangan dengan Prive Uri-cran

|
 
Anyang-anyangan
www.damaraisyah.com


Duh, kayaknya aku anyang-anyangan, nih! Begitu batin saya kala itu.

Tepatnya dua bulan yang lalu, ketika saya dan anak-anak sedang berkereta api dari Jogjakarta menuju Jakarta. Beberapa kali saya harus bolak-balik ke kamar mandi karena hasrat ingin buang air kecil yang terus menerus. Beberapa kali pula saya harus meringis menahan sakit saat buang air kecil. Nyeri di bagian perut bawah, yang diikuti sensasi panas dan rasa tidak tuntas saat berkemih membuat saya tidak nyaman selama perjalanan.

Sebenarnya, saya sudah merasakan nyeri di bagian perut sejak masih di Jogjakarta. Tapi mengabaikannya begitu saja. Ah, mungkin kecapekan karena bolak-balik gendong bocah. Tapi ketika nyeri itu tidak berkurang, saya pikir justru luka bekas jahitan operasi yang menjadi penyebabnya.

5 Hal yang Dibutuhkan Anak-anak dalam Kehidupannya, dan Semuanya Gratis!

|
Hadiah terindah untuk anak
Pexel.com


Boneka atau mainan. Biasanya dua benda tersebut yang saya hadiahkan pada Najwa saat dia masih menjadi anak semata wayang. Maklumlah, namanya juga anak pertama, rasanya semua hal pengin saya berikan untuk membuatnya senang. Apalagi saat itu saya masih berpenghasilan tetap. Asal sampai akhir bulan, pengeinya quality time berdua sambil menikmati tanggal gajian.

Saat dia bertambah usia, mainan edukatif atau activity book yang biasanya saya sasar. Baju, sepatu atau hiasan rambut lucu juga tak luput dari perhatian. Tapi sepertinya itu hanya obsesi saya sebagai ibu muda penggila barang-barang lucu. Karena kenyataannya, Najwa biasa aja. begitu sudah bosen, ya dibiarkannya semua barang lucu itu di lemari atau keranjang-keranjang mainannya.

Si Kecil Sering Marah-Marah? Mungkin 1 dari 6 Hal Berikut Penyebabnya

|
Penyebab anak marah
Pexel.com



Akhir-akhir ini saya sedikit kewalahan dengan DuoNaj yang cenderung lebih mudah marah ketimbang biasanya. Enggak cuma Najwa yang memang sudah lebih mengerti dan cenderung pandai beradu argumen dengan saya atau ayahnya. Najib yang baru berusia 3,5 tahun pun mulai sering marah tanpa alasan yang mudah kami pahami.

Awalnya dia suka ikut-ikutan Najwa yang berteriak atau menunjukkan sikap tidak setuju dengan pendapat saya. Tapi kemudian, Najib pun mulai menunjukkan aksi serupa meskipun sedang tidak ada Najwa di rumah.

Bagaimana Cara Seorang Anak Menemukan Hal Baru dalam Hidupnya? Begini Jawabannya!

|
Play is The Highest Form of Research - A. Eistein.

Manfaat bermain untuk anak

Bermain sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang si kecil? Ya, siapapun tak meragukannya. Bahkan  dalam berbagai pelatihan dan bahan bacaan parenting, bermain merupakan salah satu cara belajar yang paling efektif. Bahkan mereka mampu melakukan research dan menemukan hal baru yang menjadi maha karya terhebat bagi diri anak.

Tahun Kelima di Jakarta

|



Hidup di Jakarta
Pict by: @bastianpribadi

Jakarta itu debu Jakarta itu macet Jakarta itu banjir  Jakarta itu yel-yel demo buruh Jakarta itu mal Jakarta itu pedagang kaki lima yang mati-matian membela kiosnya Jakarta itu rumah kumuh yang berderet sepanjang rel kereta yang satu demi sati dibongkar polisi tata kota Jakarta itu berangkat subuh pulang magrib Jakarta itu ondel-onde Jakarta itu Pak Ogah yang setia menunggu di di tikungan jalan Jakarta itu jerit klakson mobil Jakarta itu angkot tua yang batuk-batuk mogok persis di tengah jalan Jakarta itu terhimpit ka-er-el yang menunggu sinyal keberangkatan.


Berulang kali kuulangi larik demi larik pada halaman 124 Hujan Bulan Juni. Berulang kali pula aku tersenyum sendiri. Apa yang dituliskan Sapardi Djoko Damono pada lembar terakhir bab ketiga novel tersebut sangat mewakili perasaanku. Tapi itu dulu, sekitar 5 tahun yang lalu, saat gundah gulana bergelanyut tak menentu.

Jalan-jalan ke Museum dengan Anak? Bisa!

|

Tips ke Museum dengan Anak


"Buk, bisa banget sih, DuoNaj diajak ke museum? Coba anakku, hm.. pasti udah ribut."

Beberapa kali saya mendapat pertanyaan seperti itu dari temna-teman. Baik pembaca blog yang kebetulan mampir di postingan saya tentang jalan-jalan. Atau teman dekat yang melihat update-an saya baik di ig maupun facebook.

Kalau boleh jujur sih, itu pun nggak seindah yang teman-teman bayangkan, lho. Ada juga dramanya, lha wong namanya saja sama anak-anak. Yang nangis minta sesuatu, yang tantrum karena cari perhatian, yang bosen, semua juga pernah saya alami. Itu sebabnya saya pun sempat give up dan malas jalan-jalan sama DuoNaj.

Jangankan ke museum atau arena edutrip lainnya. Main ke playground di mall atau wahana hiburan yang jelas-jelas untuk anak saja, kadang saya dan suami masih kewalahan dengan drama khas mereka. Tapi kalau diturutin, ya nggak bakalan ada habisnya sebelum mereka tumbuh besar. Justru mungkin saya akan menyesal karena tidak segera membuat kebiasaan baru untuk mereka.

Mengunjungi Museum Wayang di Komplek Wisata Kota Tua

|
Museum Wayang
Display rangkaian cerita wayang Ramayana


Masih dalam rangka jalan-jalan Jakarta. Bertepatan dengan libur Imlek yang lalu kami sekeluarga mengajak DuoNaj ke Museum Wayang yang terletak di komplek Wisata Kota Tua. Sebenarnya saya dan suami pun belum pernah menginjakkan kaki di bagian dalam museum. Jadi pas banget edutrip kali ini tidak hanya ditujukan untuk DuoNaj, tapi juga BukNaj dan PakNaj.

Tepat pukul 13.30 kami tiba di pelataran Kota Tua. Setelah istirahat sebentar selepas perjalanan dari Petak Sembilan. Kami pun memutuskan untuk membeli tiket masuk museum yang telah dipadati pengunjung yang berasal dari berbagai kalangan.

Imlek di Petak Sembilan

|
Imlek di Petak Sembilan

Tanah masih basah saat kami berempat melangkahkan kaki ke luar rumah. Pagi itu gerimis kecil kembali turun di Jakarta, setelah sehari sebelumnya hujan deras mengguyur selama berjam-jam. Saya yang tipe prepare abis tak lupa membawa perlengkapan, bekal dan baju ganti karena khawatir hujan deras kembali mengguyur ibukota. Kata orang, biasanya kalau Imlek bakalan hujan seharian. Tapi sepertinya tidak untuk hari ini.

Seperti yang telah direncanakan sehari sebelumnya, kami akan mengajak DuoNaj ke daerah pecinan di wilayah Jakarta Barat. Sebenarnya ide ini datangnya murni dari saya. Tapi setelah saya sampaikan kepada anak-anak dan suami, mereka pun menyambutnya dengan antusias. Akhirnya deal! Daerah Glodok pun menjadi destinasi long weekend di pertengahan bulan ini.

Ritual Cantik saat Traveling

|

Tips cantik saat traveling


Perempuan dan keinginan untuk  tampil cantik  memang susah untuk dipisahkan. Tak hanya saat di kantor, menghadiri resepsi, arisan atau berkumpul dengan teman. Rasanya perempuan selalu ingin tampil cantik atau setidaknya enak dipandang. Bahkan saat sedang traveling pun hal seperti ini tetap mendapatkan perhatian, lho.

Masalahnya, definisi cantik bisa jadi sangat relatif dan berbeda bagi setiap orang. Itu pula yang menyebabkan ritual kecantikan setiap perempuan berbeda. Terlebih saat sedang melakukan traveling. Ada yang memilih simple make-up untuk menemani acara jalan-jalannya. Tapi tidak sedikit juga yang mampu bermake-up paripurna meskipun sedang traveling di negeri orang. Hm, saya suka kagum dengan perempuan yang seperti ini.

Travelling Benefits for Old Couple

|



Traveling bersama pasangan memang selalu memberikan manfaat bagi kelangsungan hubungan dua insan dalam sebuah ikatan pernikahan. Bagi pasangan baru aka new couple, cara ini sangat baik untuk mengenali karakter dan kebiasaan satu sama lain, yang pada awalnya mungkin tidak pernah ditunjukkan. 

Selain itu, traveling bersama bagi pasangan baru juga cenderung lebih mudah dan possible. Beda dengan old couple seperti saya yang sudah memiliki dua anak kecil. Terlebih tinggal tanpa ART atau anggota keluarga lain yang bisa dimintai tolong untuk menjaga anak-anak. Bisa mojok berdua saja rasanya sangat istimewa, apalagi jika bisa merencanakan second honeymoon. Wow! Rasanya seperti mimpi bagi saya.

7 Destinasi Wisata Alam di Wilayah Jakarta dan Sekitarnya

|
Wisata alam di Jakarta


Satu hal yang mungkin Teman-teman pikir akan sulit ditemukan di Jakarta adalah berwisata dengan nuansa alam.  Iya atau iyes? Dulu sebelum memutuskan hijrah ke Jakarta, saya pun memikirkan hal serupa. Rasanya berat untuk memasuki Jakarta yang identik dengan gedung bertingkat dan mall-mall besar. Apalagi saya yang berasal dari Magetan sudah terbiasa dengan sawah dan gunung yang bisa setiap hari saya nikmati dari depan rumah saja. Hmm, apa iya saya bakalan betah tinggal di Jakarta?

Tapi itu dulu, sekitar 5 tahun yang lalu. Setelah akhirnya resmi menjadi warga DKI, ternyata saya sangat betah tinggal di kota ini. Selain fasilitas umum yang lumayan lengkap dan mudah diakses siapa saja, ternyata Jakarta pun sangat memahami kebutuhan warganya untuk berekreasi dengan konsep alam.

Kota Pelajar yang Membuatku Belajar Kehidupan

|
Yogyakarta
"Pulang" ke Yogya untuk mendaki Merapi sebelum mengubah status menjadi istri


Pukul 4 sore gerobak kayu sudah didorong menuju tempat biasa mangkal. Di ujung jalan, tepat sebelum belokan menuju pertigaan arah Hotel Ambarukmo, sang istri sudah lebih dulu membersihkan tempat jualan mereka. Menyiram tanah dengan air agar nantinya tak berdebu ketika disapu. Mengumpulkan sampah kemudian memasukkannya dalam tas kresek warna hitam untuk nantinya dibuang bersama sampah sisa jualan.

Beberapa saat kemudian sang suami pun tiba. Maka dengan seksama dihampirinya sang suami untuk membantu menyeberangkan gerobak kayu menuju tempat yang telah disiapkannya. Beberapa kayu dan batu bata telah disiapkan sebagai penyangga gerobak agar tak mudah rubuh ketika pembeli berdesakan. Terpal warna oranye pun dipasang di bagian depan dan belakang gerobak, sebagai persiapan jika sewaktu-waktu Tuhan mengguyurkan airnya dari langit.

Kopi Rolas, Warung Kopi Bergaya Rumah di Utara Yogyakarta

|
Review Warung Kopi Rolas di Sleman Yogyakarta



Siapa yang suka ngopi? (*angkat tangan). Ya, saya sangat suka minum kopi. Meskipun bisa dibilang enggak paham tentang kopi. Jangankan filosofinya, jenis-jenisnya aja saya selalu tanya sama abang yang jualan.

"Mas, kalau yang di toples ini jenis apa? Rasanya gimana? Asem nggak? Bedanya sama yang itu apa?"

Gitu terus tiap ke pasar. sampai mungkin abangnya eneg jawab pertanyaan saya. Tapi kayaknya enggak, sih. Karena dia enggak pernah judes, selalu sabar dan senyum saat jawab pertanyaan saya. Itulah yang bikin saya dan suami selalu balik ke toko kopi yang satu itu. Soalnya, ya cuma toko itu yang paling lengkap jenis kopinya, alias gak ada pilihan lain. Hahaha

Traveling Gaya Koper Otak Ransel? Bisa Dong!

|

Traveling gaya koper atau ransel?
Pexel.com



Koper atau ransel, manakah gaya traveling Teman-teman?


Kalau pertanyaan ini harus saya jawab sekitar 10 atau 15 tahun yang lalu, pastilah jawabannya ransel. Saat masih muda apalagi lajang, traveling bagi saya harus identik dengan yang simple, ringkas, penuh petualangan dan sebisa mungkin berbujet minimalis.

Tapi dengan kondisi bepergian bersama balita seperti saat ini, rasanya pilihan ini sudah tidak lagi relevan. Dari segi barang bawaan saja sudah tidak mungkin ringkas. Mau terlalu banyak petualangan juga harus berpikir ulang, karena untuk saat ini kenyamanan adalah prioritas utama saat traveling bersama keluarga, terutama dengan anak-anak.

Sebenarnya kalau mau dibilang full koper juga nggak terlalu relevan sih. Karena kami pun pernah beberapa kali melakukan traveling dengan ransel ala backpacker. Meskipun nggak bisa juga disebut backpacker murni.

Apa Saja yang Sebaiknya Diperhatikan Orang Tua Saat Berlibur dengan Anak?

|

Berlibur dengan anak


Berlibur dengan anak biasanya identik dengan barang bawaan yang banyak, ribet, rewel, nggak bisa cepat, dan masih banyak lagi alasan atau keluhan yang membuat orang tua berpikir dua kali untuk berlibur dengan si bocah.

Maka dari itu artikel tentang traveling dengan anak biasanya selalu diminati. Mulai tips dan trik mempersiapkan liburan dengan anak, alternatif tujuan wisata ramah anak, memilih transportasi yang nyaman untuk anak, sampai bagaimana membuat anak tenang selama perjalanan.

Kali ini saya tidak ingin membahasnya satu-persatu, karena sudah banyak travel blogger yang mengulasnya lebih mendetil dan lengkap.  Saya ingin berbagi pengalaman saja, sebenarnya apa saja yang sebaiknya diperhatikan orang tua saat sedang berlibur dengan anak?

Custom Post Signature

Custom Post Signature