Parenting Story, Mom's Life, Tips

Harbolnas 2017 dan Kejutan di Bulan Desember

|
Harbolnas 2017
Pexel.com


Desember yang selalu saya nantikan telah tiba. Bukan hanya hujan dan dingin udaranya yang membuat bulan ini menjadi istimewa. Tapi jadwal rutin mudik kedua adalah hal yang paling kami tunggu selama 6 bulan lepas libur hari raya. Yiha!! Can't wait!

Kebetulan saya dan suami sama-sama orang Magetan. Hanya beda kampung, dan itu pun bisa ditempuh dengan sepeda kayuh roda 2. Wajar jika kami berdua menyimpan kerinduan yang sama dengan kota kecil di timur Gunung Lawu ini. Rasa rindu pada orang tua, saudara, teman dan hangatnya tempat peraduan masa kecil selalu memanggil untuk pulang.

Terlebih sekarang, saat kami mulai terjebak dengan rutinitas yang menuntut serba cepat dan praktis. Suasana desa yang sepi serta ritme kehidupan yang terasa lebih lambat sangat sayang jika tak kami cicipi barang sesaat.

Bagi saya pribadi, pulang di bulan Desember seolah membuka kembali kenangan masa kecil yang membentuk pribadi saya hingga hari ini. Tepatnya 27 tahun yang lalu, pada 29 Desember yang basah karena hujan semalam suntuk. Keluarga kami mengalami 2 peristiwa besar yang kemudian mengubah perjalanan hidup dan perjuangan kami sebagai keluarga dengan dominasi perempuan.



29 Desember yang Kelabu 

Malam itu, masih jelas dalam ingatan saya. Saudara dan tetangga menyampaikan kabar bahagia kelahiran adik kami dengan terisak. Bagi saya yang kala itu berusia 6 tahun, hal tersebut sangat janggal. Kabar kelahiran yang sejatinya harus disampaikan dengan sumringah dan penuh tawa, kali ini harus diiringi tangis dan air mata.


Harbolnas 2017
Adik saya paling kanan.

Ternyata malam itu kami tidak hanya mendapatkan seorang adik. Anak perempuan keempat yang dilahirkan mama saya. Tapi kami juga kehilangan papa yang harus lebih dulu bertemu pencipta-Nya. 

Susah untuk menggambarkan kembali betapa kelabu suasana malam itu. Kami hampir tak percaya akan adanya harapan lagi di hari esok. Tapi kemudian mama mengajak kami bangkit. Yakin dengan segala ketentuan yang Allah berikan bagi seluruh hamba-Nya. Dan dengan harapan memberikan masa depan untuk bayi cantik yang tak pernah merasakan sentuhan dari papanya. Maka kami pun berusaha agar Desembernya tak lagi kelabu.


Hadiah Ulang Tahun ke-27

Untuk alasan itu pula, saya berencana memberikan surprise untuk Desembernya yang ke 27 di tanggal 29 nanti. Saya ingin membelikannya android agar kami yang terpisah jarak dan waktu semakin lancar berkomunikasi. Belakangan, adik saya sangat susah dihubungi karena handphone-nya rusak. Waktu dia bilang mau beli lagi pun, bukan android yang dibelinya. Jadi agak susah untuk video call atau berkirim voice message.


Harbolnas 2017
Pexel.com


Kebetulan sekali, berbelanja gadget semacam handphone sudah semakin mudah dengan persaingan harga yang juga sangat ketat. Terlebih jika kita berbelanja di laman Lazada Indonesia. Saking banyaknya merk android dan variasi harga. Saya sempat kewalahan memilih mana yang sekiranya cocok d kebutuhan adik saya.

Itu saja masih dalam penjualan dengan harga normal. Belum lagi pas Harbolnas 2017 yang akan digelar mulai 12 hingga 14 Desember nanti. Diskonnya pasti lebih gila-gilaan, belum juga aneka promo lain yang biasanya ditawarkan khusus pada saat momen Harbolnas.


Pantau Terus Harbolnas 2017 dan Rasakan #DiskonMengguncangSemesta


Oh ya, Teman-teman sudah tahu kan, apa itu Harbolnas? Harbolnas atau Hari Belanja Online Nsional pertama kali digelar Lazada Indonesia pada tahun 2012. Lazada Indonesia adalah e-commerce yang pertama kali yang menjadi pelopor event belanja tahunan ini. Pada momen Harbolnas, tidak hanya diskon gede-gedean atau gila-gilaan yang bisa konsumen dapatkan.  Tapi khusus untuk Lazada Indonesia, mereka juga menyediakan program wishlist, flash sale , buy 1 get 1 dan clearance sale. Tinggal kuat-kuatin kitanya aja mantengin  setiap update di laman mereka.

Apalagi konsep tahun ini #DiskonMengguncangSemesta, bisa dibayangin, dong, seberapa banyak diskon yang akan diberikan. Juga program-program yang pastinya bikin konsumen kudu selektif dan benar-benar membuat skala prioritas untuk wishlist yang diinginkan. Setuju, ya?

Selain gadget untuk hadiah ultah adik saya. Sebenarnya saya sudah beberapa kali membuka laman e-commerce ini, khususnya untuk kategori kesehatan dan kecantikan, ehem. Tau diri lah ya, usia sudah gak muda lagi. Kayaknya semakin butuh perawatan dari luar, sama make-up jika diperlukan untuk resepsi atau menemani suami ke sebuah acara.

Atau terkadang produk untuk anak-anak. Mulai fashion sampai mainan. Belanja di Lazada Indonesia memang sudah seperti masuk mall besar. Bedanya kalau di mall yang pegel kaki, kan. Nah, kalau di sini siap-siap aja  diteriakin anak-anak. Karena terlalu betah berlama-lama di depan laptop atau handphone, hehehe.
 

Lazada Pilihanku


Khusus untuk Harbolnas kali ini, karena wishlist utamanya android untuk hadiah ultah adik. Maka brand-brand ternama seperti Samsung, OPPO, Asus dan Lenovo yang akan terus saya pantau. Enaknya nih, buat emak-emak seperti saya yang susah keluar rumah untuk cek perbandingan harga dari beberapa toko penyedia gadget. Belanja di Lazada Indonesia sudah seperti masuk ke ITC aja kalau di Jakarta. Sekali buka lamannya, maka ratusan handphone dari berbagai merk, dengan beragam spesifikasi dan variasi harga terpampang di depan saya.

Saya pun tak perlu repot menenteng barang, sambil menggendong dan menggandeng 2 anak. Karena barang belanjaan akan langsung dikirimkan ke alamat rumah. Jika ada masalah yang tidak diinginkan? Tenang saja, Customer Care siap melayani konsumen selama 24 jam. Dan yang paling penting pedagang yang tergabung di Lazada Indonesia sudah terverifikasi dengan ketat. Sehingga produk yang ditawarkan pun bisa dijamin kualitasnya.

Oh ya, karena saya sudah tergabung sebagai affiliate di Lazada Indonesia, saya pun bisa mendapatkan komisi dari pembelian konsumen yang berasal dari link afiliasi saya.  Lumayan banget, dong. Emak-emak freelancer paling nggak bisa melihat peluang berpenghasilan dianggurin begitu saja, Hehehe, realistis!





Dan kabar gembiranya, Teman-teman pun bisa mendapatkan peluang seperti saya. Caranya pun sangat gampang. Teman-teman cukup mendaftar di link afiliasi berikut ini. Isi data yang diminta, submit, dan tunggu sampai ada approval. Setelah itu Teman-teman bisa langsung mempromosikan link afiliasinya untuk mendapatkan pembeli yang menggunakan link kita. So simple, kan?

Sekarang saya mau siapkan dulu kuota internet. Biar pas Harbolnas 2017  yang tinggal menghitung hari nanti koneksi saya lancar, siap berebut produk berkualitas. Dan yang terpenting, semoga kejutan untuk ultah adik saya benar-benar cocok dan bermanfaat. Hingga Desembernya tak lagi kelabu seperti yang kami janjikan 27 tahun yang lalu.



 



So GOOD CERDIK dan Keasyikan Mendongeng untuk Generasi Z

|
So Good Cerdik

"Dongeng sebelum tidur, ceritakan yang indah biarku terlelap."
Hayo!.. Siapa yang masih ingat penggalan lirik lagu di atas angkat tangannya? Teman-teman yang lahir sebagai generasi milenial pasti tidak asing dengan grup band Indonesia yang menyanyikan lagu tersebut. Setuju, ya? Lagu berjudul "Dongeng Sebelum Tidur" memang sempat hits saat saya masih duduk di bangku SMP, duh jadi ketahuan angkatan berapa, nih. Hehehe. Selain easy listening, lirik-lirik dalam lagu ini memang sangat natural, khas anak-anak pada masanya. Dan memang benar, mendengarkan dongeng adalah satu ritual sebelum tidur yang dimiliki hampir setiap anak pada masa itu.

Saya pun termasuk bagian dari generasi milenial yang beruntung itu. Meskipun hidup dengan ibu sebagai orang tua tunggal. Saya mendapatkan banyak kesempatan mendengarkan dongeng dan cerita-cerita inspiratif darinya. Memori seperti itu sangat membekas bagi saya. Karena dari kisah-kisah yang diperdengarkan ibu, saya tidak hanya menerka-nerka seperti apa masa depan yang ingin saya gapai. Tapi banyak nilai moral dan perjuangan hidup yang membentuk pribadi saya seperti sekarang.


Gadget dan Generasi Z

 

So Good Cerdik
Anak-anak saya izinkan bermain gadget, namun dengan aturan yang disepakati bersama.

Zaman berubah, generasi baru pun terus dilahirkan. Saya dan juga Teman-teman yang sempat berbangga menyebut diri sebagai generasi milenial. Kini harus mempersiapkan diri untuk menyambut generasi baru yang lahir bersamaan dengan internet sebagai salah satu budaya. Ya, generasi ini adalah Generasi Z.  Generasi yang sangat dekat dengan teknologi digital, baik internet maupun gawai.

Saya pun kini harus berhadapan langsung dengan dua anak dari generasi z di rumah. Anak-anak yang sangat kritis dan tidak gagap teknologi. Sehingga gadget dan internet bukan lagi hal yang asing bagi mereka. Ya, anak-anak saya memang belum steril dari gadget. Saya akui tidak mudah bagi saya dan suami untuk menjauhkan anak-anak dari gadget, mengingat pekerjaan kami berdua juga tidak bisa lepas dari peralatan elektronik tersebut. 

Selain itu, saya pribadi butuh sesuatu sebagai pengalihan. Karena kami hanya tinggal berempat, otomatis ketika suami sedang keluar kota anak-anak hanya bersama saya. Kadang-kadang saya harus mengejar deadline atau melakukan pekerjaan rumah lainnya. Pada saat seperti itu, saya butuh gadget untuk membuat mereka diam dan tenang. Tanpa perlu saya terus menerus mengikuti aktivitas mereka yang memiliki ritme tinggi.

Kalaupun ada hal yang bisa kami lakukan untuk saat ini adalah membatasi, mengawasi dan mendampingi penggunaannya. Untuk itu pula kami tidak memberikan gadget khusus pada anak-anak, sehingga mereka harus meminjam kepada orang tuanya, khususnya pada saya. Selain itu, biasanya saya selalu memilihkan video, atau games yang akan mereka mainkan. Sehingga saya pun selalu tahu jenis tontonan seperti apa yang mereka lihat.


Dongeng, Cerita dan Anak Kinestetik Auditori


So Good Cerdik
Menonton dongeng melalui gadget lebih menarik dan sangat diminati anak-anak.

Mengasuh dua orang anak yang  memiliki kecenderungan kinestetik auditori. Mau tak mau membuat saya harus banyak mengajaknya beraktivitas. Andaikata saya ingin mereka duduk diam tanpa aktivitas fisik, maka dongeng atau buku cerita adalah senjata yang ampuh untuk digunakan. 

Saya bersyukur kedua anak saya memang sangat suka dibacakan buku cerita, atau diperdengarkan dongeng. Sampai-sampai saya sering kewalahan ketika harus melakukan pekerjaan saya sendiri, sedangkan Najwa dan Najib masih minta didongengi.

Pada kesempatan lain, saya sering "mati gaya", kehabisan ide cerita atau ekspresi yang mendukung acara mendongeng menjadi lebih atraktif. Akibatnya kedua anak saya pun menjadi bosan. Dan rasa bosan inilah yang sering kali membuat mereka berdua mogok untuk dibacakan buku atau diperdengarkan dongeng kembali. Kalau sudah begitu, ujung-ujungnya mereka akan minta gadget untuk bermain atau menonton youtube.


Keseruan Menonton Dongeng dengan Kartu Cerdik


So Good Cerdik
Aplikasi So Good Cerdik yang bisa diunduh via playstore

Nah, kebetulan banget, nih. Buat Teman-teman yang menjadi orang tua dari anak-anak generasi z. Terlebih menyukai aktivitas membaca atau diperdengarkan dongeng. Ada kejutan dari SO GOOD  yang berupa Cerita Digital Interaktif atau CERDIK. So Good Cerdik sendiri adalah aplikasi yang bisa diunduh melalui Google Play, yang menggunakan teknologi AR atau Augmented Reality. Di mana dalam teknologi AR ini benda maya 2 dimensi atau 3 dimensi dapat digabungkan dalam lingkungan nyata 3 dimensi. Selanjutnya, benda maya ini akan diproyeksikan kembali dalam sebuah situasi nyata. Jadi keren banget, dan kelihatan sangat hidup.

Cara memainkan SO Good Cerdik pun sangat mudah. Teman-teman hanya perlu mendownload aplikasi So Good Cerdik melalui smartphone, link-nya di sini. Kemudian scan (pindai) Kartu Cerita  yang didapatkan dari kemasan So Good siap makan.  Nah, begitu gambarnya sudah terproyeksi, maka Teman-teman tinggal tekan "mulai". Dan bersiaplah untuk berpetualang dengan dongeng yang terlihat sangat nyata.


Pilih "mulai" jika ingin menonton dongeng. Atau "resep" jika ingin mengetahui variasi masakan dengan So Good

Pilih judul dongeng sesuai Kartu cerita yang kita miliki

Scan Kartu cerita hingga muncul gambar 3 dimensi

Kartu Cerita So Good sendiri terdiri dari 3 cerita yang masing-masing terbagi dalam 2 bagian. Sedangkan kami kebagian kartu cerita yang berjudul "Lala dan Sing-Sing" part 2. Melihat keseruan dongeng pada bagian 2 ini, otomatis anak-anak ingin membeli So Good lagi karena penasaran dengan cerita pada bagian yang pertama.

So Good Cerdik
Kartu CERDIK yang terdapat dalam kemasan SO GOOD Siap Masak

Menonton Kartu Cerdik ini memang sangat mengasyikkan. Karena dalam satu kesempatan, anak-anak bisa membaca ceritanya, mendengarkan suaranya sehingga seperti diperdengarkan dongeng. Sekaligus menonton setiap adegan dalam cerita, layaknya menonton film.

Anak-anak pun menjadi semakin kritis dan banyak bertanya selama memainkan Kartu Cerdik. Karena tampilannya sangat menarik, maka rasa ingin tahu mereka pun  semakin menjadi-jadi. Kali ini saya kembali kewalahan menjawab seluruh pertanyaannya. Tapi hikmahnya kami pun semakin dekat, hangat dan melewati setiap acara menonton dengan penuh canda dan tawa.

Manfaat Bermain dengan So Good Cerdik

 

So Good Cerdik
Dengan So Good Cerdik, saya merasa lebih tenang saat harus mengalihkan aktivitas mereka dengan gadget.

 

Menggunakan Kartu Cerdik sebagai media menonton dongeng menurut saya bukanlah hal yang keliru. Malahan, saya dan anak-anak bisa dengan segera mengambil manfaatnya.

Bagi anak-anak yang sedang mengembangkan kemampuan berbahasa. Khususnya yang seumuran anak pertama saya si Najib, 3 tahun. Menonton dan mendengar dongeng seperti ini sangat bermanfaat untuk mendukung perkembangan berbahasa dan berbicaranya. Selain mendengar banyak kosakata baru, anak-anak juga mengembangkan daya imajinasi, melatih ekspresi dan intonasi berbicara. Selain itu mereka juga melatih konsentrasi dan pendengaran untuk menyerap informasi yang kemudian dituangkan lagi dalam bentuk peningkatan keterampilan berbahasa.

Sedangkan pada anak yang baru mengembangkan kemampuan membaca, seperti halnya Najwa. Jenis cerita pendek seperti ini sangat menyenangkan untuk diikuti. Selain mudah dan tidak rumit, anak dapat mengembangkan kemampuan membaca yang tidak sebatas melafalkan kata. Tapi juga menyerap informasi, menyimpulkan sebuah permasalahan dan menemukan solusi.


So Good Cerdik

Tidak hanya anak-anak, saya pun sebagai orang tua mendapatkan manfaat dari permainan Kartu Cerdik ini. Karena dalam setiap dongeng atau cerita yang ditampilkan, tak lupa selalu diselipkan nilai positif atau pesan moral untuk anak. Cara ini memudahkan saya untuk mengingatkan kembali pada anak-anak mengenai nasihat serta karakter positif yang sering kami temukan dalam berbagai bahan bacaan. Selain itu, saya pun dapat menggiring mereka untuk menemukan pesan kebaikan dalam setiap cerita, tanpa perlu mengurui, apalagi memaksakan pendapat.

Kartu Cerita dan aplikasi So Good Cerdik ini juga sangat membantu saya untuk memberikan tontonan yang aman melalui gadget. Karena seperti yang saya bilang tadi, anak-anak saya memang belum steril dari gadget. Oleh karena itu saya butuh lebih banyak konten yang mendidik dan ramah anak untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat harus memberikan gadget pada mereka.

Di samping itu, momen tertawa, bertanya, berdiskusi  dan bercengkerama selama menonton Kartu Cerdik bersama anak merupakan quality time dan bonding yang baik pada masa awal kehidupan mereka, yang  saya yakin akan sangat kami rindukan suatu hari nanti. Karena masa kanak-kanak ini tidak akan berlangsung lama, dan segera setelah mereka beranjak remaja, maka anak-anak generasi z ini akan  sibuk dengan "dunia" mereka sendiri.

Ah, tiba-tiba saja saya menjadi melankolis saat membayangkan saat itu segera tiba. Mata saya pun mulai basah dan berharap mereka tidak dewasa terlalu cepat.

Oh ya, dalam aplikasi So Good Cerdik ini, kita juga akan mendapatkan variasi resep So Good, loh! Jadi paket komplit banget, kan. Anaknya happy, ibunya pun nggak kalah senang karena mendapatkan aneka variasi resep berbahan dasar So Good Siap Masak.

Variasi menu dengan bahan dasar So Good Siap Masak
Makanan olahan seperti So Good memang sangat cocok untuk anak. Karena empuk sehingga mudah dikunyah, selain itu rasanya gurih dan sangat membangkitkan selera. Biasanya saya selalu memiliki stok So Good Chicken Nugget original di dalam kulkas. Untuk saat darurat ketika kehabisan bahan makanan lain. Atau ketika butuh menyiapkan makanan dalam waktu singkat. Misalnya untuk bekal atau camilan.

So Good Cerdik
So Good Chicken Nugget original kesukaan anak-anak saya.

Nah, buat Teman-teman yang ingin menonton dongeng dengan aplikasi serupa. Langsung saja belanja So Good Siap Masak untuk mendapatkan Kartu Ceritanya. Jangan lupa unduh juga aplikasinya, dan bersiaplah merasakan keasyikan mendongeng untuk generasi z yang ada di rumah. Have fun!



*Postingan ini diikutsertakan dalam KEBxSOGOOD blog competition



Muslimah Digital - Berdaya tanpa Terjerumus Arus Perubahan

|
Perempuan Digital

Sebuah penelitian menyatakan, 69% orang di Indonesia mencari informasi di internet. 48% wanita Indonesia mengakses internet lebih dari sekali dalam sehari. 61% wanita pengguna internet ingin bekerja. Namun, hanya 56% pria yang mengizinkan istrinya full bekerja. (Google UKM).


Internet, teknologi yang memungkinkan terwujudnya dunia baru bagi peradaban umat manusia. Sebuah dunia yang pada awalnya dirasa sangat tidak masuk akal, tapi kini telah merajai, merasuki setiap sendi kehidupan manusia.

Dunia maya adalah produk dari teknologi digital. Dunia yang diciptakan dari perangkat komunikasi, penyimpan memori dan pengolah data. Dunia yang mempertemukan orang-orang dari berbagai belahan bumi yang berbeda melalui seperangkat teknologi berbasis internet. 

Kini, dunia maya telah menjadi dunia kedua. Seperti halnya dalam dunia nyata, dunia maya menawarkan kesempatan untuk bersosialisasi, berpenghasilan, menuntut ilmu, bertetangga, bahkan berselisih paham. Kehadiran dunia maya berkontribusi besar bagi kemajuan peradaban manusia. Begitu banyak kesempatan dan peluang-peluang baru terbuka dengan hanya mengoperasikan seperangkat mesin atau bahkan semudah dalam genggaman. 

Bagi saya, dunia maya ibarat angin segar. Banyak sekali kesempatan yang saya dapatkan setelah mengikrarkan diri menjadi salah satu penghuni di dunia maya ini. Kesempatan memperluas pertemanan melalui jejaring media sosial merupakan titik awalnya. Bermula dari jejaring sosial yang terus menggurita, dati situlah saya banyak mendapatkan peluang pekerjaan, berpenghasilan, berilmu dan kemudian saling menebar manfaat.

 

Perempuan Digital
Blogger Muslimah Indonesia, salah satu komunitas yang mewadahi aktivitas perempuan digital  (Foto : Dokumentasi Blogger Muslimah Indonesia)
Mungkin, Teman-teman pun pernah mendengar istilah Perempuan Digital. Mereka adalah kaum perempuan yang berkecimpung di dunia digital. Memberdayakan diri melalui seperangkat alat berbasis teknologi. 

Dalam komunitas dunia maya, tentu tidak susah menemukan sosok-sosok perempuan seperti ini. Karena kenyataannya hampir 50% dari perempuan di Indonesia telah mengakses internet, bahkan lebih dari satu kali dalam sehari. Saya dan mungkin juga Teman-teman yang membaca artikel ini adalah salah satu di antaranya. Meskipun ada yang menjadi pembeda, karena tidak semuanya 
memberdayakan diri sebagai perempuan digital. Mungkin hanya user biasa atau sekedar mengikuti arus perubahan saja.

Bersyukurlah kita yang memiliki kesempatan, dibarengi kemauan dan kemampuan untuk mengambil peluang dalam dunia maya yang terus menggeliat. Meskipun dibatasi dengan kodrat, perempuan di masa kini tetap dapat "bergerak" dengan lincah, mengaktualisasi diri bahkan berkarya dalam ruang dan waktu yang tak terbatas.

Muslimah, Blog dan Dunia Maya


Perempuan Digital
Blog sebagai rumah digital.


Selain media sosial, blogging adalah salah satu media yang paling diminati kaum hawa. Kedua media ini sangat tepat dan cocok untuk mengaktualisasi diri, meng-upgrade keterampilan, membranding diri dan sarana promosi digital yang lain. Selain mudah dan dapat diaplikasikan di mana saja, media seperti blog dapat menjadi sarana menuangkan uneg-uneg. Mengeluarkan gagasan atau ide dan kreatifitas yang selama ini hanya ada di kepala.

Blog dan aktivitas menulis merupakan terapi yang tepat untuk kaum perempuan yang cenderung  memainkan hati ketimbang akal, sehingga terkesan lebih sensitif dibanding pria. Selain itu, aktivitas menulis juga dapat mewadahi jatah 20 ribu kata per hari yang dimiliki perempuan. Seperti yang kita tahu, jika jatah ini tidak disalurkan atau dibiarkan terbungkam, biasanya akan membawa efek yang kurang menyenangkan. Hehehe, itu murni pengalaman saya, sih.

 Baca juga: Resolusi sebagai Momblogger

Bagi saya pribadi, aktivitas blogging memang berawal dari kebutuhan untuk mengaktualisasi diri. Tapi dalam perjalanan yang hampir satu tahun ini, saya mendapatkan kebahagiaan lain dalam bentuk memberi manfaat kepada pembaca. Memang ada banyak blog post yang mengangkat tema pengalaman pribadi sebagai bahan tulisan. Tapi di situlah saya menemukan kebahagiaan, ketika apa yang kita alami dan  bagikan memberi manfaat untuk Teman-teman yang berada dalam kondisi serupa.

Keberadaan manusia di bumi ini memang diperintahkan untuk sebaik-baiknya memberi manfaat. Maka sekecil apapun yang bisa kita lakukan, ada baiknya dapat diambil manfaatnya bagi orang-orang di sekitar kita. Begitu setidaknya yang saya pelajari sebagai muslimah.


Menyadari ruang gerak sebagai perempuan yang begitu terbatas. Saya pun membulatkan tekat untuk memasuki dunia lain yang tak mengenal batasan. Maka dunia maya adalah dunia lain saya. Sedangkan blog adalah rumah kedua yang berada di dunia maya.

Keputusan semacam ini nampaknya juga diminati sebagian besar perempuan yang bersinggungan langsung dengan dunia digital. Terlebih peluang berpenghasilan dari blog atau media sosial sudah mulai dapat diperhitungkan. Maka bergaul di dunia maya tak lagi sebatas untuk bersosialisasi atau berkomunitas saja.  

Blog mulai beralih fungsi menjadi media penyimpan portofolio dan karya. Blog juga menjadi alat branding diri selain media sosial. Dan yang paling penting, blog pada akhirnya memberikan manfaat baik secara materi maupun non materi bagi pemiliknya. Harapannya juga bagi siapapun yang membacanya.

Berdaya tanpa Perlu terjerumus Arus Perubahan

 

Perempuan Digital
Gambar : Pexel.com

Ibarat dua mata pisau, dibalik semua sisi positif selalu ada hal-hal negatif di tengah derasnya arus perubahan. Pergeseran hidup yang terus mengarah pada segala hal yang berbau digital dan teknologi, tentu saja membawa dampak negatif yang perlu diwaspadai. Dunia maya dengan teknologi digital yang memungkinkan segala hal dapat dilihat orang, mau tak mau menuntut kita untuk cerdas dalam pergaulan.

Bagaimana memilah dan memilih hal yang dirasa perlu dan tidak untuk diunggah di dunia maya. Menentukan jenis dan batasan-batasan dalam pertemanan. Bahkan selektif dan dapat membedakan kerja sama yang menguntungkan atau justru sebaliknya.

Baca juga: Lebih Dekat dengan Wuri Nugraeni - Blogger, Copywriter, Reporter dan Editor

Berbagai kasus dan masalah yang timbul akibat penyalahgunaan internet sepertinya tak hanya isapan jempol belaka. Pertumbuhan teknologi digital di negara ini dan mungkin juga di negara-negara lainnya selalu dibarengi dengan pertumbuhan oknum-oknum tak bertanggung jawab. Bermacam-macam kasus di negeri ini berawal dari penyalahgunaan fungsi teknologi. Begitu pun bergesernya budaya masyarakat yang semakin konsumtif dan hedonisme, saya yakin dunia maya turut menyumbang besar di dalamnya.

Itulah sebabnya, budaya literasi mulai merambah dunia digital. Pengguna atau user dianggap harus melek digital. Mampu memaksimalkan manfaatnya tanpa perlu terjerumus dalam arus perubahan zaman. Khususnya bagi kita kaum muslimah, karena godaan di dunia maya sangat besar dan sangat berpeluang memicu konflik jika tidak ditanggapi dengan arif.

 

Untuk itu, perlu rasanya bagi saya dan Teman-teman sesama muslimah lebih "cerdas" dan selektif dalam bergaul di dunia maya. Mampu memanfaatkan setiap peluang yang ditawarkan untuk melakukan hal-hal yang positif dan  produktif. Tegas dan berani menolak untuk setiap hal yang mengarah pada kerusakan.

Hal ini tidak hanya yang berkaitan dengan penawaran kerja sama. Tapi dalam pertemanan, penyebaran berita, pembuatan konten baik di blog maupun media sosial. Bahkan dalam mengikuti majelis ilmu secara online, atau melalui parangkat digital pun ada rambu-rambunya. Bersosialisai dan memilih komunitas pun tak bisa sembarangan.

Bagi blogger seperti saya pun, ada begitu banyak grup yang menawarkan berbagai peluang ilmu dan pekerjaan. Tapi sekali lagi, pastikan kita selektif dan memilih yang cocok dengan personality kita. Sehingga tidak hanya dalam kehidupan nyata, dalam dunia maya pun kita mendapatkan manfaat, ketenangan dan ilmu yang membawa keselamatan.

Mari menjadi muslimah yang berdaya. Muslimah digital yang melek literasi dan kokoh di tengah terjangan arus perubahan.


"Tulisan ini diikutkan dalam postingan tematik Blogger Muslimah Indonesia "

 









Rangkaian Produk Zalfa Cosmetics yang Mendukung Kulit Wajah Cerah Alami

|

Zalfa Miracle Cosmetics

Menikah, hamil dan kemudian melahirkan, sering kali menyebabkan perempuan mulai malas merawat kecantikan kulit wajahnya. Alasan terlalu repot dengan urusan rumah tangga, atau "ahh, sudah ada yang mau ini!" Biasanya membuat perempuan mulai ogah-ogahan untuk melakukan ritual merawat kulit yang sebenarnya inti dari kecantikan wajah alami.

Padahal fase setelah menikah, hamil dan kemudian menyusui. Bisa jadi merupakan fase yang sangat riskan karena hormon dalam tubuh yang kerap kali diproduksi besar-besaran. Maka nggak perlu heran, jika permasalahan kulit dewasa seperti muncul flek, garis-garis halus dan kerutan wajah, menurunnya elastisitas atau kering dan kusam. Biasanya menjadi momok tersendiri dan hampir dialami semua perempuan pada masa pasca pernikahan.


 Alternatif Mengatasi Permasalahan Kulit Wajah bagi Perempuan Dewasa

Zalfa Miracle Cosmetics
Apapun jenis dan permasalahan kulit kalian. Perawatan dasar sifatnya wajib dilakukan. (@zalfamiracle)
Bagi sebagian perempuan, memang mudah saja menangani masalah kulit wajah seperti yang sudah saya sebutkan di atas. Terlebih jika mereka tinggal di kota besar, di mana banyak klinik kecantikan yang bisa menyelesaikan masalah-masalah tersebut dengan lebih cepat. Misalnya dengan laser, suntik botox, filler, mikrodermabasi atau chemical peeling.

Masalahnya, tidak semua perempuan memiliki waktu luang selonggar itu. Saya sendiri mengalaminya setelah menikah dan menjadi ibu. Jangankan merawat wajah berjam-jam di klinik kecantikan, ke warung sebelah rumah aja si kecil sudah teriak-teriak, hehehe. Kalian yang sudah jadi ibu juga pasti pernah  mengalaminya, kan?

Ada juga yang memilih mengoreksi kekurangan wajahnya dengan make-up sebagai tampilan paripurna.  Bisa saja, sih. Tapi masalahnya kondisi kulit yang tidak benar-benar terawat justru semakin bermasalah dengan pemakaian make-up yang terlalu sering. Bukannya memperbaiki kondisi, tapi bisa saja malah menambah masalah baru.

Beberapa pertimbangan itu juga yang akhirnya memaksa saya untuk melakukan rutinitas perawatan kulit wajah di rumah. Karena saya sadar betul, bahwa kecantikan kulit wajah sangat dipengaruhi oleh perawatannya, bukan sekedar polesan.

Apalagi  saya memiliki pengalaman buruk terkait perawatan wajah di klinik kecantikan. Kondisi kulit wajah saya menjadi sangat sensitif setelah berhenti melakukan perawatan di klinik.  Dan memakai kosmetik jenis apapun selalu bermasalah. Ini dikarenakan saya telah mengalami ketergantungan dengan produk klinik kecantikan tersebut. Sehingga butuh waktu yang lumayan lama untuk mengembalikan kondisi kulit wajah kembali normal dan mampu beradaptasi dengan skin care lain.


Step by Step Perawatan Wajah dengan Zalfa Miracle Cosmetics

Untungnya kita hidup pada zaman di mana produk kecantikan terus berinovasi dengan maksimal. Produsen pun mulai memahami kebutuhan konsumen perempuan yang ingin merawat kulit wajahnya dengan produk perawatan alami yang minim efek samping dalam penggunaan jangka panjang.

Salah satunya seperti produk skin care wajah keluaran Zalfa Cosmetics yang diklaim menggunakan ekstrak bahan-bahan asli dari alam. Misalnya lidah buaya yang memiliki efek melembabkan dan ekstrak kakadu plum sebagai bahan alami pencerah.

Belakangan ini  memang produk perawatan dengan hasil akhir kulit cerah dan segar sedang sangat digandrungi. Karena kondisi kulit yang seperti ini memang membuat tampilan lebih muda dan berseri-seri. Saya sendiri sebagai ibu rumah tangga yang jarang berdandan, lebih menyukai tampilan wajah yang cerah dan segar alami. Untuk itu, beberapa langkah perawatan wajah dengan produk Zalfa Miracle Cosmetics berikut bisa menjadi salah satu solusi.

Zalfa Miracle Cosmetics
@zalfamiracle


1. Perawatan dengan Zalfa Miracle Lightening Series ( facial wash dan krim wajah)

Dalam ritual merawat kulit wajah, mencuci muka adalah hal yang tidak boleh ditinggalkan. Karena pada dasarnya kulit wajah yang bersih dari minyak, debu atau kotoran lainnya adalah awal untuk mendapatkan kulit yang sehat dan segar.

Untungnya dalam rangkaian Zalfa Miracle Lightening Series, facial wash adalah salah satu produk yang tergabung di dalamnya. Selain produk utama yang berupa krim pagi dan krim malam. Untuk itu kita tak perlu repot-repot mencari produk pencuci muka dari varian lain. Karena penggunaan produk dalam satu varian cenderung memberikan hasil lebih optimal. Nah, setelah mengguakan facial wash, barulah kita aplikasikan produk perawatan yang berupa krim wajah. Baik day ataupun night cream.

Untuk pemakaian pagi hingga siang hari, selalu gunakan day cream Zalfa yang memiliki efek menangkal radikal bebas dan melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar UV-A dan UV-B. Selain itu, krim pagi dari Zalfa yang mengandung ekstrak aloe vera dan vitamin E ini juga berfungsi sebagai pelembab. Yang membantu memastikan kulit kita selalu terhidrasi dan cenderung moist.


Sedangkan untuk perawatan malam hari, krim malam atau night cream dari Zalfa bekerja dengan cara menutrisi dan meremajakan kulit. Kandungan arbutin dan kojic acid di dalamnya dipercaya dapat berfungsi dengan maksimal sebagai bahan pencerah alami kulit jika digunakan pada malam hari saat tubuh dan kulit sedang beristirahat.


Zalfa Miracle Cosmetics
@zalfamiracle


2. Penggunaan Zalfa Miracle Serum Antiaging

Selain pembersihan dan perawatan dengan krim wajah, serum adalah produk yang sangat vital. Tau diri, dong! Umur sudah nggak muda lagi. Garis halus dan kerutan wajah mulai nampak di sana-sini. Elastisitas kulit pun sudah jauh berkurang dibanding saat masih gadis. Untuk itu, sebelum pengaplikasian krim pagi atau krim malam biasanya saya menyisipkan pemakaian serum antiaging. 

Untuk urusan serum antiaging, produk keluaran Zalfa lagi-lagi memberikan inovasi yang lain daripada produk sejenis. Karena selain memberikan efek antiaging, kandungan vitamin C dalam Zalfa Miracle Serum Antiaging juga bekerja mencerahkan kulit wajah. Selain kandungan colagen dan ekstrak kedelai yang diyakini memberikan manfaat lebih untuk mengembalikan kekenyalan kulit wajah.

Zalfa Miracle Cosmetics
@zalfamiracle


3. Penggunaan Zalfa Lightening Concentrate Kakadu Plum

Nah, untuk produk yang ketiga ini sebenarnya sudah komplit banget kandungannya. Karena Zalfa Miracle Concentrate Kakadu Plum ini diformulasikan untuk mencerahkan wajah sekaligus menghilangkan flek dan noda bekas jerawat. 

Kandungan buah organik Kakadu Plum di dalamnya dipercaya sangat efektif meningkatkan kadar kecerahan wajah. Ditambah vitamin C dan Niacinamide, zat pencerah di dalamnya bekerja semakin optimal. Tak hanya itu, Zalfa Miracle Concentrate Kakadu Plum juga diperkaya Castor Oil yang dapat menstimulus pembentukan kolagen alami pada kulit wajah. Dan yang paling penting produk ini non paraben, ya. Jadi aman banget buat pemakaian jangka panjang.


Zalfa Miracle Cosmetics
@zalfamiracle


Rangkaian produk Zalfa Cosmetics sendiri sebenarnya sangat bervariasi. Karena  mereka concern banget pada kebutuhan masing-masing kulit wajah. Dan kabar baiknya seluruh produk Zalfa Cosmetics ini sudah lolos badan POM RI, bersertifikat halal dan aman dari bahan kimia berbahaya. Bahkan aman untuk digunakan ibu hamil dan menyusui.

Hanya saja untuk pembeliannya harus melalui distributor Zalfa Cosmetics yang tersebar di berbagai kota. Sehingga produk ini tidak dijual bebas di toko kosmetik atau counter kecantikan di pusat-pusat perbelanjaan.Untuk mendapatkan info lengkap dari produk ini, teman-teman bisa langsung meluncur ke website resmi Zalfa Miracle Cosmetics, ya. Atau ke akun instagramnya di @zalfamiracle

Nah, ternyata merawat wajah itu gampang saja, ya. Terlebih jika menggunakan skin care seperti Zalfa Miracle Cosmetics yang terbukti aman, halal dan jelas khasiat dari bahan-bahan pembuatnya. Jadi, sudah siapkah Teman-teman untuk memiliki kulit wajah cerah alami?







Sendy Hadiat - Tegar bersama Bipolar

|
Bipolar Disorder

Bipolar. Apa yang Teman-teman pikirkan jika mendengar satu kata ini? Masih ingatkah Teman-teman dengan kabar tentang mantan artis cilik kita, yang beberapa waktu lalu sempat menggegerkan layar kaca karena kisah hidupnya yang seolah memiliki dua sisi berkebalikan? Ya, siapa lagi kalau bukan Marshanda. Artis cilik yang kini telah menjadi ibu satu putri ini teridikasi mengidap gangguan bipolar.

Orang yang mengidap gangguan bipolar atau disebut ODB (Orang Dengan Bipolar), biasanya mengalami gangguan dengan 2 kutub perasaan yang  berkebalikan. Adapun 2 kutub tersebut mengacu pada fase depresi dan mania, yang keduanya sering kali menunjukkan sifat labil dan inkonsisten pada penderitanya.


Sosok Sendy Hadiat 



Bipolar Disorder


Adalah Sendy Winduvitri, atau Sendy Hadiat begitu biasanya dia dipanggil. Menuliskan seluruh pengalaman hidupnya sebagai pengidap bipolar dalam buku setebal 160 halaman yang berhasil di rampungkannya hanya dalam 2 hari. Buku ini ditulis dengan pendampingan langsung dari Indscript dalam kelas Private Writing Coaching. Sendy berhasil menuangkan seluruh duka, rintangan yang berupa pelecehan dan bullying, hingga pengalaman pahit hampir mengakhiri hidupnya sendiri.

Tepat pada tahun 2012, Sendy yang merupakan anak perempuan satu-satunya dari 3 bersaudara dinyatakan positif mengidap bipolar disorder. Kurangnya informasi yang diperoleh pada saat itu, Ditambah keadaan yang membuatnya harus bermukim seorang diri di Indonesia karena keluarga besar di Amerika. Menjadikan Sendy Hadiat harus survive seorang diri hingga tak ada perubahan yang berarti sampai dengan 3 tahun berikutnya.


Bagaimana Sendy Hadiat survive hingga akhirnya berdamai dengan bipolar?

Tekanan demi tekanan harus dialami oleh  ibu 4 orang anak ini. Bahkan tekanan tersebut sempat datang dari kelurga pihak suami yang membuatnya merasa semakin sendiri. Hingga puncaknya pada tahun 2017, setelah mengalami 2 fase bipolar yang datang silih berganti selama kurang lebih satu tahun terakhir. Sendy pun memutuskan untuk mencari tahu tentang penyakit yang dideritanya,  dan bangkit melawan bipolar yang selama ini "merusak" kehidupannya.

Untungnya kemauan ini mendapat dukungan sepenuhnya dari suami. Berdua mereka melakukan konsultasi kepada dokter ahli kejiwaan. Hingga akhirnya sang suami mengikrarkan diri sebagai caregiver baginya.

Kondisi ini ibarat sebuah titik balik, di mana Sendy yang selama ini "sendiri". Tanpa ada yang mendengar atau memahami kondisi jiwanya. Kini mendapatkan partner yang benar-benar mendampingi dan bisa mengerti goncangan batin yang dialaminya. Sebagai caregiver, suami Sendy jugalah yang akhirnya menjadi perantara bagi keluarga besar, atau orang lain yang tidak mampu memahami bagaimana ODB harusnya diberikan pertolongan. 

Sendy Hadiat benar-benar menemukan kehidupannya yang baru. Mampu berdamai dan mengenali bagaimana kedua fase dalam dirinya harus dikendalikan. Dia seperti terlahir kembali. Dan siap membagikan seluruh pengalaman hidupnya selama hampir 33 tahun kepada dunia.


Menemukan-Mu dan Menemukannya


Bipolar Disorder


Dalam salah satu wawancara yang dilakukan  dengan Sendy Hadiat. Dia sempat diberikan pertanyaan mengenai apa yang dirasakannya saat ini. Apakah Sendy bahagia dengan kehidupannya yang sekarang? Dengan tegas Sendy pun menjawabnya dalam tiga kata, "Ya, saya bahagia." 

Sendy Hadiat merasakan kehidupannya utuh kembali. Dalam keluarga yang saling menguatkan, Sendy seolah mendapatkan kekuatan baru, dan kemudian siap membagikannya kepada lebih banyak perempuan, lebih banyak ODB dan lebih banyak istri serta ibu.

Bipolar memang sempat membawanya ke jurang kehidupan yang suram. Tapi dalam rasa syukur atas kehidupan yang baru ini, Sendy menemukan pula bahwa bipolar mengajarkannya untuk mengubah segala hal negatif menjadi positif. Salah satunya dengan mengasuh satu grup facebook, khusus untuk mereka yang ingin lebih tahu tentang gangguan bipolar. Linknya ada di sini : Facebook group tentang bipolar asuhan Sendy Hadiat


Sendy menegaskan bahwa Bipolar bukanlah pilihan. Tak ada satu orang pun yang meminta mengidap gangguan kejiwaan ini. Tapi Allah sebaik-baik penentu telah memberikan ujian sekaligus amanah baginya untuk berjuang dan bangkit dari segala keterpurukan.

Mungkin, "kekuatan besar yang tak terjamah" seperti inilah yang menguatkan niat Sendy Hadiat untuk berbagi dalam buku perjalanan hidupnya.  Melalui buku berjudul Menemukan-Mu dan Menemukannya ini, Sendy Hadiat mengingatkan kita untuk tidak menyerah pada keadaan, terus berjalan dan melangkah.

Buku ini tidak hanya inspiratif, tapi memiliki tujuan sosial. Karena sebagian dari hasil penjualannya akan digunakan untuk membantu perempuan yang terjerat riba.  Adapun pemesanan buku dapat dilakukan melalui akun facebook penulis, di link berikut ini

Saya yakin buku ini akan sangat menginspirasi dan "bernyawa". Ada hembusan harapan dan doa untuk setiap lembar-lembarnya. Begitu pun cinta dan penerimaan, untuk mereka yang harus berjuang dengan bipolar.





Custom Post Signature

Custom Post Signature