Parenting Story, Mom's Life, Tips

Showing posts with label Blog Contest. Show all posts
Showing posts with label Blog Contest. Show all posts

Saatnya Asus ZenBook menjadi Teman Perjalanan, Sahabat Merajut Impian

|

ZenBook UX331UAL Laptop Ringan Tahan Banting
Asus ZenBook, laptop idaman sebagai teman perjalanan, sahabat merajut impian.



Dear Lappy,

Nggak terasa, tujuh tahun sudah kamu menemani hari-hari produktifku. Denganmu, dulu aku berjibaku dengan jutaan angka dan aneka data yang harus kuproses untuk cashflow sebuah sekolah. Sekarang, aku lebih banyak mengolah imajinasi untuk menuangkannya dalam sebuah cerita. Kamu pasti tahu, kan, apa yang kumaksud?

Iya, kali ini aku ingin bercerita tentang hobi yang kini menjadi salah satu profesi yang sedang kurintis. Lagi-lagi kamu pasti pasti paham apa yang kumaksud, karena sejak awal memang kamu yang menjadi teman menulisku. Ini tentang dunia blogging yang 2 tahun ini kugeluti. Baru 2 tahun memang, tapi aku bisa merasakan banyak hal positif dari aktivitas ini.  

Selain membantu mengalihkan rasa bosan dengan semua aktivitas rumah tangga yang sering kali nggak punya jeda atau cuti hari besar. Tanpa kusadari, blogging mampu memupuk kembali kepercayaan diriku. Kamu ingat, kan, aku pernah menulis tentang munculnya perasaan inferior?

Mengabadikan Kenangan dan Cerita Baru Berlatar Keagungan Merapi

|

Mengabadikan Kenangan di Merapi dengan Huawei Nova 3i
Masih jelas dalam ingatan saat matahari rekah, panas terasa menyengat di atas Merapi

Penciumanku mulai menghirup segarnya pinus yang berpadu sempurna dengan aroma tanah basah yang berada di sekeliling kami. Setelah berjalan kurang lebih sembilan puluh menit dari basecamp Barameru, Shokif yang memimpin pendakian kali ini mengisyaratkan berhenti, untuk beristirahat sesaat di pos pemberhentian pertama atau yang biasa disebut Pos Bayangan.

Di area bertanah yang masih lumayan landai dan berbatu ini, rombongan kami sengaja beristirahat agak lama, sebelum melanjutkan kembali perjalanan menuju Pos Tugu yang medannya jauh lebih menanjak dengan kemiringan lebih tegak.

Kreasi Menu Masakan Khas Ramadan dengan Bakso Kuah Instan So Good

|
Masakan Khas Ramadan dengan Bakso So Good


Ramadannya baru beberapa hari berlalu, tapi rasa rindu dengan suasana dan segala tradisinya mulai mendera, membuat tak sabar untuk bertemu kembali di tahun berikutnya. Ya, Ramadan memang spesial bagi saya dan keluarga. Tak hanya sebagai bulan yang mulia  dengan kesempatan beribadah yang berlebih dibandingkan bulan-bulan lainnya. Ramadan adalah bulan berkumpul dan bercengkerama dengan keluarga besar, yang bisa jadi susah dilakukan pada hari-hari biasa.

Tak ubahnya Ramadan pada tahun-tahun sebelumnya. Ramadan kali ini keluarga besar kami berkumpul di rumah Ibu di Magetan. Dua hari menjelang Idulfitri tiba, saya dan 3 saudara perempuan yang lain telah mendarat di rumah Ibu. Lengkap dengan "pasukan kecil" masing-masing.

Momen seperti ini tentu sangat langka. Mengingat pada hari-hari biasa lumayan susah untuk mencocokkan jadwal. Kalau musim libur sekolah, biasanya hanya para istri dan anak-anak yang bisa berkumpul karena bapak-bapak tetap bekerja. Jadi setahun sekali kami selalu sempatkan untuk pulang saat akhir Ramadan sekaligus menjemput Idulfitri bersama.

Mengembalikan Keindahan yang Tak Tampak

|

Emeron Complete Hair Care


Yang indah tak selalu tampak, dan yang tak tampak tak seharusnya hilang keindahannya - Damar Aisyah

Tentunya ada alasan tersendiri yang mendorong saya  untuk kembali melakukan perawatan rambut secara alami. Hitam dan tebal, begitulah kondisi rambut saya semenjak kanak-kanak dulu. Bahkan dari ketiga saudara perempuan saya yang lain, bisa dibilang rambut saya paling berbeda. Baik dari penampilannya, begitu pun saat dipegang.

Selain dua karakteristik rambut sehat yang saya sebutkan di awal, rambut saya juga lurus dan tidak bercabang. Sampai teman-teman saya bilang cocok banget jadi model iklan sampo. Etapi rambutnya saja, sih, kalau orangnya jangan sampai. Bukan apa-apa, saya nggak tega ngasih beban  sama bagian editing fotonya. Terlalu berat, Dilan aja belum tentu mau, Hehehe.

Donat Labu Kuning Isi Skippy peanut Butter

|


Resep Donat Labu Kuning isi Skippy Peanut Butter

Sejak hobi banget nonton acara memasak di salah satu stasiun tivi luar, saya jadi suka bereksperimen dengan bahan-bahan yang tidak biasanya saya gunakan untuk mengolah satu jenis makanan tertentu. Misalnya labu kuning yang biasanya saya olah menjadi kolak atau sebagai salah satu bahan pelengkap bubur Manado.  Kini, saya lebih sering mengolahnya menjadi kudapan seperti donat, bahkan mengkreasikannya dengan selai kacang dari Skippy Peanut Butter.

Kebetulan DuoNaj sangat familiar dengan varian labu yang satu ini. Dulu saat keduanya sedang dalam tahap MPASI, labu kuning merupakan salah satu sumber makanan yang sangat sering saya berikan. Saya ingat betul, saat Najwa berusia 7 bulan olahan puree labu kuning tanpa penambahan bahan apapun sempat menjadi makanan favoritnya. Menginjak usia sepuluh bulan, bubur Manado dengan dominasi labu kuning kembali menjadi favoritnya.

Berbeda dengan Najib yang memulai MPASI dengan metode baby lead weaning, maka labu kuning kukus yang dipotong agak besar selalu dilahapnya hingga tak bersisa. Dua atau tiga potong labu kuning kukus biasanya saya sediakan di piring untuk satu kali makan.

Memilih Jajanan yang Aman dan Sesuai Selera Anak

|


Permen Pindy Susu Aman untuk Anak

Najwa suka jajan, Najib pun demikian. Saya rasa hampir setiap anak suka jajan. Ya,kan?  Jangankan anak-anak, lha wong saya aja suka banget. Biasanya, setiap kami belanja baik di warung atau pasar, 1 atau 2 bungkus jajanan selalu ikut ke meja kasir bareng belanjaan lainnya. Entah itu kue, coklat, camilan atau permen yang jadi favorit anak-anak.

Impianku Sebelum 40 Tahun

|
Setiap impian selalu diawali oleh seorang pemimpi. Tapi jangan lupa, selalu ada kemauan, kesabaran dan gairah yang menuntunmu untuk meraih impian dan mengubah dunia. (Harriet Tubman)


Happy Life Before 40s



Orang bilang bekerja berdasarkan passion adalah hal yang paling membahagiakan. Selain tidak menjadi beban karena melakukan sesuatu yang memang disenangi, bekerja dengan passion membuat seseorang lebih kreatif dan tahan uji.

Lantas, bagaimana dengan orang-orang seperti saya ini, yang bisa dibilang sedikit terlambat mengenali passion-nya?  

Pada saat usia telah melewati kepala 3, saya baru merasakan gairah yang begitu membuncah di dunia kepenulisan. Saya pun dengan berani menyeburkan diri dalam dunia ini. Berlatih untuk kemudian berusaha menghasilkan karya pertama saya sendiri. 

Belitung Timur dan Keberanian Merealisasikan Sebuah Impian

|
 Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu - Arai
4 Destinasi wisata di Belitung Timur
WWW.DAMARAISYAH.COM


Saya ingin ke Belitung! Ya, saya telah menyimpan keinginan tersebut sejak belasan tahun yang lalu. Sejak pertama kali merampungkan novel setebal 534 halaman karangan seorang putra Belitung. Siapa lagi orangnya  jika bukan Pak Cik Andrea Hirata.

Untaian kata dalam berlembar-lembar buku Laskar Pelangi kerap kali menerbangkan imajinasi saya hingga ke tanah melayu di Kepulauan Bangka Belitung ini. Tanah yang menurut Andrea telah menempa anak-anak Laskar Pelangi. Mengajarkan keberanian untuk bermimpi dan menyimpan harapan dalam relung hati mereka.

Custom Post Signature

Custom Post Signature