Parenting Story, Mom's Life, Tips

Showing posts with label Traveling. Show all posts
Showing posts with label Traveling. Show all posts

Lebih Asyik Nonton Sekaten di Mana, Ya? Solo atau Yogyakarta?

|

Solo dan Yogyakarta adalah dua kota yang terkenal dengan tradisi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW setiap tahunnya. Kabarnya, tradsi ini sudah berlangsung secara turun temurun sejak abad ke-15. Selain memperigati hari kelahiran nabi, Sekaten merupakan salah satu bentuk dakwah yang dilakukan para wali pada awal penyebaran Islam di Jawa. Dulu, para Wali memang cenderung mengakulturasi budaya dan agama agar lebih mudah diterima oleh masyarakat kita. Salah satunya seperti tradisi Sekaten ini.

Baik di Solo maupun Yogyakarta, Sekaten merupakan salah satu acara tahunan yang sangat dinantikan masyarakat. Tak hanya penduduk lokal, orang-orang dari luar kota, luar daerah maupun mancanegara, kerap kali berbondong-bondong untuk menyaksikan acara menjelang penutupan tahun ini.

Cara Mudah Membeli Tiket Kereta Api Secara Online

|


 
Cara beli tiket kereta api online
WWW.DAMARAISYAH.COM



Haloo, kalau sudah sampai bulan Ramadan, pasti teman-teman sudah terbayang mudik lebaran, Iya atau iyes? Apalagi lebaran tahun ini cuti bersamanya lumayan lama, lho. Belum lagi anak-anak juga libur pasca ujian kenaikan kelas. Wah, lengkap sudah, ya emak bapaknya, ya nak kanak semua bakalan happy  menikmati libur lebaran tahun ini.

Ngomongin soal mudik, teman-teman juga pasti sudah memutuskan pilihan transportasi yang akan digunakan. Kalau saya dan keluarga sih, prefer naik kereta api. Alasan utamanya karena kampung halaman kami memang agak jauh dari bandara. Kalau turun di Solo, kami masih harus berkendara darat sekitar 3 jam untuk sampai di rumah. Sedangkan dari Surabaya kurang lebih masih 6 jam untuk sampai di kota Magetan. Begini deh, nasib pemudik yang kampung halamannya bener-bener di kampung. Musti pinter-pinter memilih sarana transportasi yang praktis dan nyaman.

Telaga sarangan dan Kenangan Terakhir Bersama Papa

|

4 Hal yang bisa dilakukan di Telaga Sarangan


Matahari masih malu-malu saat kendaraan kami berhenti di deretan antrian loket masuk Telaga Sarangan. Kabut putih sedikit mengganggu jarak pandang kami. Yang akhirnya memaksa suami memacu kendaraan sedikit pelan dan lebih berhati-hati.

Satu-persatu kendaraan diperbolehkan masuk menuju area parkir yang telah disediakan pihak pengelola. Demikian halnya dengan kami. Setelah menyerahkan beberapa lembar pecahan lima puluh ribuan, dua kendaraan yang kami tumpangi berjalan berurutan menuju area parkir yang terletak berdampingan dengan pasar wisata.

Pagi itu adalah idulfitri  hari ketiga. Sesuai yang telah kami rencanakan,  lebaran kali ini kami akan menapaktilasi kebiasaan di hari raya yang dulu kami lakukan bersama almarhum papa.

Belitung Timur dan Keberanian Merealisasikan Sebuah Impian

|
 Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu - Arai
4 Destinasi wisata di Belitung Timur
WWW.DAMARAISYAH.COM


Saya ingin ke Belitung! Ya, saya telah menyimpan keinginan tersebut sejak belasan tahun yang lalu. Sejak pertama kali merampungkan novel setebal 534 halaman karangan seorang putra Belitung. Siapa lagi orangnya  jika bukan Pak Cik Andrea Hirata.

Untaian kata dalam berlembar-lembar buku Laskar Pelangi kerap kali menerbangkan imajinasi saya hingga ke tanah melayu di Kepulauan Bangka Belitung ini. Tanah yang menurut Andrea telah menempa anak-anak Laskar Pelangi. Mengajarkan keberanian untuk bermimpi dan menyimpan harapan dalam relung hati mereka.

Jalan-jalan ke Museum dengan Anak? Bisa!

|

Tips ke Museum dengan Anak


"Buk, bisa banget sih, DuoNaj diajak ke museum? Coba anakku, hm.. pasti udah ribut."

Beberapa kali saya mendapat pertanyaan seperti itu dari temna-teman. Baik pembaca blog yang kebetulan mampir di postingan saya tentang jalan-jalan. Atau teman dekat yang melihat update-an saya baik di ig maupun facebook.

Kalau boleh jujur sih, itu pun nggak seindah yang teman-teman bayangkan, lho. Ada juga dramanya, lha wong namanya saja sama anak-anak. Yang nangis minta sesuatu, yang tantrum karena cari perhatian, yang bosen, semua juga pernah saya alami. Itu sebabnya saya pun sempat give up dan malas jalan-jalan sama DuoNaj.

Jangankan ke museum atau arena edutrip lainnya. Main ke playground di mall atau wahana hiburan yang jelas-jelas untuk anak saja, kadang saya dan suami masih kewalahan dengan drama khas mereka. Tapi kalau diturutin, ya nggak bakalan ada habisnya sebelum mereka tumbuh besar. Justru mungkin saya akan menyesal karena tidak segera membuat kebiasaan baru untuk mereka.

Mengunjungi Museum Wayang di Komplek Wisata Kota Tua

|
Museum Wayang
Display rangkaian cerita wayang Ramayana


Masih dalam rangka jalan-jalan Jakarta. Bertepatan dengan libur Imlek yang lalu kami sekeluarga mengajak DuoNaj ke Museum Wayang yang terletak di komplek Wisata Kota Tua. Sebenarnya saya dan suami pun belum pernah menginjakkan kaki di bagian dalam museum. Jadi pas banget edutrip kali ini tidak hanya ditujukan untuk DuoNaj, tapi juga BukNaj dan PakNaj.

Tepat pukul 13.30 kami tiba di pelataran Kota Tua. Setelah istirahat sebentar selepas perjalanan dari Petak Sembilan. Kami pun memutuskan untuk membeli tiket masuk museum yang telah dipadati pengunjung yang berasal dari berbagai kalangan.

Imlek di Petak Sembilan

|
Imlek di Petak Sembilan

Tanah masih basah saat kami berempat melangkahkan kaki ke luar rumah. Pagi itu gerimis kecil kembali turun di Jakarta, setelah sehari sebelumnya hujan deras mengguyur selama berjam-jam. Saya yang tipe prepare abis tak lupa membawa perlengkapan, bekal dan baju ganti karena khawatir hujan deras kembali mengguyur ibukota. Kata orang, biasanya kalau Imlek bakalan hujan seharian. Tapi sepertinya tidak untuk hari ini.

Seperti yang telah direncanakan sehari sebelumnya, kami akan mengajak DuoNaj ke daerah pecinan di wilayah Jakarta Barat. Sebenarnya ide ini datangnya murni dari saya. Tapi setelah saya sampaikan kepada anak-anak dan suami, mereka pun menyambutnya dengan antusias. Akhirnya deal! Daerah Glodok pun menjadi destinasi long weekend di pertengahan bulan ini.

Ritual Cantik saat Traveling

|

Tips cantik saat traveling


Perempuan dan keinginan untuk  tampil cantik  memang susah untuk dipisahkan. Tak hanya saat di kantor, menghadiri resepsi, arisan atau berkumpul dengan teman. Rasanya perempuan selalu ingin tampil cantik atau setidaknya enak dipandang. Bahkan saat sedang traveling pun hal seperti ini tetap mendapatkan perhatian, lho.

Masalahnya, definisi cantik bisa jadi sangat relatif dan berbeda bagi setiap orang. Itu pula yang menyebabkan ritual kecantikan setiap perempuan berbeda. Terlebih saat sedang melakukan traveling. Ada yang memilih simple make-up untuk menemani acara jalan-jalannya. Tapi tidak sedikit juga yang mampu bermake-up paripurna meskipun sedang traveling di negeri orang. Hm, saya suka kagum dengan perempuan yang seperti ini.

Custom Post Signature

Custom Post Signature